DILI, 12 Juni 2025 (TATOLI) – Pemerintah melalui Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral, Francisco Monteiro mengadakan pertemuan dengan para eksekutif dari Perusahaan Santos, Ltd. untuk membahas masa depan ladang Bayu-Undan dan peluang yang muncul dalam Proyek CCS (Carbon Capture And Storage).
Menteri Francisco Monteiro mengadakan pertemuan dengan para eksekutif masing-masing Wakil Presiden Eksekutif Santos untuk Australia Barat, Australia Utara, dan Timor-Leste Vince Santostefano, Wakil Presiden Eksekutif Santos untuk Pemrosesan Midstream dan CCS, Alan Stuart-Grant, Wakil Presiden Santos untuk Solusi Energi Australia Utara dan Timor-Leste, Richard Hinkley, dan Direktur Eksekutif Santos di Timor-Leste, José Lobato.
Dalam pertemuan yang dilakukan di kantor Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral (MPRM), Farol, Dili, Kamis ini, membahas kemajuan studi terkait CCS di Bayu-Undan, di mana Menteri Monteiro menyambut baik pembaruan tersebut dan menegaskan kembali keterbukaan Pemerintah terhadap solusi inovatif yang dapat membuka nilai jangka panjang dari infrastruktur yang ada sambil menyelaraskan dengan tujuan transisi energi global.
Berita terkait : Timor-Leste dan Australia mulai diskusikan proyek CCS
“Para pihak menjajaki kemungkinan teknis untuk menggabungkan ekstraksi gas yang tersisa dengan pemanfaatan kembali Bayu-Undan untuk CCS, termasuk potensi sinergi dengan ladang-ladang lain seperti Chuditch,” kata Menteri Monteiro dalam siaran pers yang diakses Tatoli, Kamis ini.
Menteri Monteiro mencatat bahwa setiap rencana ke depan perlu mempertimbangkan jalur pengembangan paralel, yang memungkinkan produksi dan penyimpanan bersamaan, asalkan kelayakan teknis dan kepatuhan terhadap peraturan dipastikan.
“Pentingnya menjaga momentum dalam transisi lapangan dan mengundang Santos, bekerja sama dengan mitra usaha patungan dan Timor GAP, untuk lebih jauh mengembangkan proposal yang memadukan pemulihan cadangan sisa dengan penerapan CCS. Proposal tersebut akan menjadi dasar untuk dialog dan penilaian lebih lanjut oleh Kementerian,” paparnya.
Berita terkait : Bertemu Presiden Horta, Perusahaan Santos sampaikan investasi produksi Bayu Undan
Pertemuan tersebut juga membahas aspek kemitraan yang lebih luas, termasuk pengembangan keterampilan, operasi jarak jauh, dan peran Timor-Leste dalam mengelola sumber daya lepas pantai.
Dimana, dalam pertemuan itu Menteri Monteiro menegaskan kembali dukungannya terhadap solusi yang memaksimalkan partisipasi di dalam negeri dan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat Timor-Leste.
TATOLI




