DILI, 14 Desember 2022 (TATOLI)—Pemimpin Nasional dan Mantan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmao mengatakan untuk tetap mempertahankan pipeline Greater Sunrise harus dikembangkan di Timor-Leste (TL).
“Bagi kalian yang belum mengikuti proses konsiliasi, saya hanya ingin mengatakan bahwa jangan meminta dukungan saya, karena sebagai seseorang yang mewakili negara telah mencapai negosiasi perbatasan laut. Maka itu, dari pihak saya tetap untuk mempertahankan pipe line dikembangkan ke TL,” kata Xanana Gusmao, usai bertemu Presiden Republik, José Ramos Horta di Istana Kepresidenan Bairro Pite, Dili, rabu ini.
Berita terkait : Kembangkan Greater Sunrise, Pemerintah tunggu hasil diskusi perusahaan Joint Venture
Sebelumnya, pada 12 desember 2022, Menteri Perminyakan dan Mineral (MPM), Victor da Conceicao Soares mengatakan, Pemerintah mengakui dan tetap berkonsultasi dengan Pemimpin Nasional Xanana Gusmao untuk proses pengembangan Greater Sunrise karena Beliau lah yang memulainya hingga saat ini.
Maka dari itu, Xanana menyoroti, tentang proses diskusi dengan Australia dan perusahaan selama enam bulan lebih untuk menunjukan pertahanan TL untuk hal tersebut.
“Kami akan membahasnya lebih lama, bukan masalah perbatasan laut, namun tentang Greater Sunrise, maka dari itu posisi saya jangan tanya lagi dukungan saya, karena sudah jelas saya tetap mempertahankan untuk menarik pipe line Greater Sunrise ke TL,” ujar Xanana.
Berita terkait : Presiden Horta bersikeras Greater Sunrise harus dikembangkan di Timor-Leste
Dia juga menambahkan bahwa, sempat berkonsultasi dengan Ketua Komisi dan Pengacaranya dari Komisi Konsiliasi.
Reporter : Nelson de Sousa / Penerjemah, Mirandolina Barros Soares
Editor : Cancio Ximenes




