DILI, 20 september 2022 (TATOLI) – Asisten Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB dan Direktur Regional UNDP (Program Pembangunan PBB) untuk Asia dan Pasifik, Kanni Wignaraja akan mengunjungi Timor-Leste (TL) pada 17 oktober 2022 ini.
Demikian hal itu dikatakan, Perwakilan UNDP di Timor-Leste, Munkhtuya Altangerel, kepada wartawan usai bertemu Perdana Menteri, Taur Matan Ruak, di Farol, Dili, selasa ini.
“Hari ini, saya sangat senang bertemu dengan PM Taur untuk menginformasikan kepadanya tentang kunjungan Asisten Sekretaris Jenderal PBB dan Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, Kanni Wignaraja ke Timor-Leste pada oktober ini,” katanya.
Dijelaskan, Asisten Sekjen PBB Kanni akan berada di TL selama lima hari. Selama di TL, beliau akan bertemu dengan pihak pemerintah dan masyarakat lokal.
Dikatakan, UNDP telah berada di negara ini selama lebih dari 20 tahun, dan telah mendukung TL dalam tiga pilar utama pembangunan yaitu, pembangunan ekonomi dan pengurangan kemiskinan, pembangunan tata kelola dan institusi, serta ketahanan lingkungan dan perubahan iklim.
Dia mengatakan, dalam pertemuan dengan PM Taur juga membahas semua jenis dukungan yang diberikan UNDP kepada TL dalam lima tahun terakhir, termasuk bantuan selama pandemi COVID-19 dan paska banjir.
“Saya menunjukkan bahwa kami memiliki beberapa proyek yang sangat penting untuk mendukung masyarakat yang terkena dampak banjir. Proyek-proyek ini sangat membantu masyarakat untuk memulihkan dan membangun kembali infrastruktur mereka setelah banjir bandang 4 april,” katanya.
Selain itu, Altangerel dan Perdana Menteri juga membahas kerjasama untuk mengurangi kemiskinan dan memerangi kekurangan gizi di Timor-Leste.
“Maksud saya, untuk mengurangi kemiskinan di TL maka harus bekerja langsung dengan masyarakat untuk menciptakan kondisi lapangan kerja,” katanya.
Altangerel menambahkan UNDP memiliki beberapa kisah sukses dalam bekerja sama dengan petani untuk meningkatkan produksi lokal barang-barang konsumsi penting seperti beras, dan sayuran di RAEOA (Daerah Administratif Spesial Oecusse Ambeno).
Kanni Wignaraja dari Sri Lanka sebagai Asisten Sekretaris Jenderal berikutnya dan Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, setelah diumumkan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres pada 18 November 2019.
Kanni Wignaraja menjabat sebagai Penjabat Asisten Administrator dan Direktur, Biro Layanan Manajemen, UNDP dan sebagai Penasihat Khusus Administrator UNDP, peran yang telah dia lakukan sepanjang tahun 2019, setelah bekerja sebagai Direktur United Nations Development Operations Coordination Office (DOCO) ) dari tahun 2014 hingga 2018.
Kanni Wignaraja memiliki pengalaman lebih dari dua puluh lima tahun dalam misi PBB dan peran UNDP dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Dia memiliki pengetahuan mendalam tentang kawasan Asia-Pasifik, serta cara kerja UNDP di tingkat global, regional, dan negara, di seluruh kebijakan, program, manajemen, dan operasi.
Sebelum bergabung dengan PBB, Kanni Wignaraja bekerja dengan Ford Foundation di New York. Kanni Wignaraja telah berkontribusi pada banyak makalah, artikel dan konferensi di bidang kebijakan publik, reformasi kelembagaan, pengembangan kapasitas, hak asasi manusia dan kepemimpinan.
Kanni Wignaraja meraih gelar Master di bidang Administrasi Publik (Ekonomi Pembangunan) dari Princeton University dan Bachelor of Arts di bidang Ekonomi dari Bryn Mawr College. Dia sudah menikah dan memiliki dua anak.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor: Armandina Moniz




