DILI, 14 Juli 2026 (TATOLI) – Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC) Republik Demokratik Timor-Leste, menghadiri Pertemuan Informal Para Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN dengan Menteri Luar Negeri Myanmar yang baru, U Tin Maung Swe, di Bangkok, Thailand, Minggu (12/7).
Dalam pertemuan tersebut, Para Menteri Luar Negeri ASEAN juga melanjutkan dengan Pertemuan Konsultasi Informal yang diperluas dengan menyoroti perkembangan terkini Myanmar, yang diselenggarakan di bawah keketuaan Filipina dan dengan Thailand sebagai tuan rumah.
Dilansir laman resmi MNEC, disebutkan bahwa diskusi tersebut memberikan kesempatan bagi para Menteri Luar Negeri ASEAN untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan terkini di Myanmar dan menegaskan kembali komitmen ASEAN terhadap keterlibatan yang konstruktif, berprinsip, dan inklusif sesuai dengan Konsensus Lima Poin.
Berita terkait : Ramos-Horta soroti upaya diplomatik ASEAN terkait Pelanggaran HAM di Myanmar
Para Menlu ASEAN juga menjajaki langkah-langkah praktis untuk mendorong penghentian kekerasan, memajukan dialog inklusif di antara semua pihak terkait, serta memperkuat penyaluran bantuan kemanusiaan, sembari menegaskan pentingnya menjaga perdamaian, stabilitas, dan persatuan kawasan.
Sebelumnya, pada 12 Mei 2026, Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn mengatakan para pemimpin ASEAN setuju untuk tetap mengintensifkan dialog dengan pemerintahan baru Myanmar demi mengusahakan berakhirnya konflik dan mewujudkan rekonsiliasi nasional di negara itu.
Sekjen Kao Kim Hourn mengatakan dalam konferensi pers terkait hasil KTT ke-48 ASEAN, Senin (11/05/2026), para menteri luar negeri se-ASEAN setuju bahwa mereka perlu terus berkomunikasi dengan mitranya di Myanmar untuk mencari solusi perdamaian di sana.
“Para menteri luar negeri se-ASEAN sepakat akan perlunya mengadakan pertemuan daring untuk mendengar perkembangan dari pihak Myanmar dan, tentu saja, bagi pihak Myanmar untuk dapat mendengar pandangan dan masukan dari mitra di ASEAN,” kata Sekjen Kao Kim Hourn di kantor Sekretariat ASEAN Jakarta, Indonesia.
Tim TATOLI




