DILI, 04 Juni 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, menerima kunjungan Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik, Michael George DeSombre, di Kantor Pemerintah, Dili, Kamis ini, guna membahas penguatan dan pengembangan kerja sama bilateral antara kedua negara.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari kunjungan resmi Michael ke Timor-Leste pada 4–5 Juni 2026 yang bertujuan menegaskan kembali kemitraan erat antara Amerika Serikat dan Timor-Leste, khususnya dalam menghadapi berbagai isu prioritas di tingkat regional maupun global.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak bertukar pandangan mengenai hubungan bilateral yang telah terjalin selama ini serta peluang untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang strategis yang menjadi kepentingan bersama.
Selain bertemu Perdana Menteri Xanana Gusmão, Michael juga melakukan pertemuan dengan Presiden Republik, José Ramos-Horta, dan membahas program-program kerja sama bilateral, perkembangan stabilitas kawasan, serta peran Timor-Leste dalam berbagai forum regional dan internasional.
Kunjungan pejabat tinggi Amerika Serikat tersebut berlangsung pada momentum yang dinilai bersejarah, bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Momen ini sekaligus memperkuat nilai-nilai bersama yang menjadi landasan hubungan kedua negara, seperti kebebasan, demokrasi, kedaulatan, dan hak menentukan nasib sendiri.
Pemerintah Amerika Serikat kembali menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan Timor-Leste dalam memperkuat hubungan bilateral, mendukung stabilitas kawasan, serta berkontribusi terhadap perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.
Michael George DeSombre menjabat sebagai Sekretaris Negara Pembantu untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik sejak 10 Oktober 2025. Sebelum bergabung dalam pemerintahan, ia berkarier sebagai mitra pada firma hukum internasional Sullivan & Cromwell dengan spesialisasi di bidang merger dan akuisisi serta memimpin praktik perusahaan tersebut di kawasan Asia.
Michael juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Thailand pada periode 2020–2021. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun bekerja dan beraktivitas di Asia, ia dikenal memiliki pemahaman mendalam mengenai dinamika kawasan. Ia merupakan lulusan Universitas Stanford dan Harvard Law School serta menguasai bahasa Mandarin, selain mampu berkomunikasi dalam bahasa Korea dan Jepang.
Pertemuan antara Perdana Menteri Xanana Gusmão dan Michael George DeSombre dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat hubungan diplomatik Timor-Leste dan Amerika Serikat, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang demi kepentingan kedua negara dan stabilitas kawasan.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




