iklan

POLITIK

Presiden Ramos-Horta nilai perubahan APBN sebagai langkah normal lindungi ekonomi negara

Presiden Ramos-Horta nilai perubahan APBN sebagai langkah normal lindungi ekonomi negara

Presiden Republik Timor-Leste, José Ramos-Horta. Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 03 Juni 2026 (TATOLI) – Presiden Republik Timor-Leste, José Ramos-Horta, menilai perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan pengajuan revisi anggaran 2026 yang diajukan Pemerintah kepada Parlemen Nasional merupakan langkah yang normal untuk melindungi konsumen dan menjaga perekonomian dalam negeri dari dampak krisis keuangan global, terutama akibat kenaikan harga barang dan bahan bakar.

“Ini adalah proses yang normal. Ketika pemerintah menghadapi situasi krisis ekonomi global, perlu mengambil berbagai inisiatif untuk melindungi konsumen dan ekonomi kita agar tidak terdampak secara besar oleh kenaikan harga barang-barang. Karena itu, perlu dilakukan penyesuaian anggaran,” kata Kepala Negara kepada para wartawan di Bandara Internasional Nicolau Lobato, Comoro, Rabu ini usai tiba kembali di Dili,  setelah menyelesaikan kunjungan kerja di Singapura dan Indonesia.

Presiden Republik menjelaskan bahwa perubahan anggaran tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dan bukan semata-mata untuk menambah besaran anggaran negara, melainkan untuk menyesuaikan kebutuhan yang ada.

Berita terkait : Parlemen Nasional setujui usulan revisi anggaran 2026

“Ini bukan menambah anggaran, tetapi melakukan perubahan atau penyesuaian. Sesuai hukum, pemerintah tidak bisa begitu saja mengubah anggaran. Untuk memindahkan atau menyesuaikan alokasi anggaran harus melalui persetujuan parlemen,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Ramos-Horta juga menyampaikan rasa puas karena usulan perubahan anggaran yang diajukan pemerintah tidak mendapat penolakan atau suara negatif dari anggota Parlemen Nasional.

“Saya senang karena tidak ada suara yang menolak. Mayoritas memberikan suara setuju dan sebagian memilih abstain, itu juga baik. Setidaknya tidak ada suara negatif, yang menunjukkan bahwa pemerintah telah menjelaskan dengan baik alasan penggunaan anggaran tersebut untuk merespons situasi saat ini,” ujarnya.

Terkait dekret undang-undang atau berbagai regulasi yang memerlukan pengesahan mendesak dari Istana Kepresidenan, Ramos-Horta menegaskan dirinya siap menandatangani dokumen-dokumen tersebut secepat mungkin agar tidak menghambat pelaksanaannya, meskipun terkadang proses birokrasi pada bagian hukum membutuhkan waktu lebih lama.

“Hari ini saya baru datang dari luar negeri. Biasanya dokumen yang masuk ke saya sering tertahan di bagian hukum. Tetapi jika sudah sampai di tangan saya, tanpa perlu menunggu lagi saya langsung menandatanganinya,” kata Ramos-Horta.

Reporter : Horténcio Sanchez (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor  :  Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!