DILI, 18 Mei 2026 (TATOLI)— Uni Emirat Arab (UEA) kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan Timor-Leste di berbagai bidang.
Penegasan itu dilontarkan oleh Duta Besar UEA di Timor-Leste, Abdulla Salem AIDhaheri kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, di kantor Pemerintah, Dili, Senin ini.
Ia mengatakan, pertemuan yang dilakukan sangat baik meskipun ia mengetahui bahwa dalam beberapa pemerintah Timor-Leste sedang sibuk menyiapkan persiapan HUT Proklamasi Kemerdekaan.
“Dalam pertemuan ini kami membahas kolaborasi di berbagai bidang yang penting bagi kedua belah pihak. Kami juga membahas proyek utama yang akan kami lakukan yaitu ““groundbreaking” atau akan memulai pembangunan asrama mahasiswa perempuan dengan melakukan acara peletakkan batu pertama yang akan dilakukan pada 20 Mei ini,” katanya.
Dilain pihak, dalam pertemuan itu, Dubes Abdulla Salem juga membahas kerja sama bilateral dan meminta Pemerintah Timor-Leste untuk mempercepat proses penyelesaian perjanjian tentang perlindungan investasi dan pemberlakukan perjanjian pajak ganda.
Pada kesempatan tersebut juga membahas komitmen penting dengan para diplomat Timor-Leste, yang akan berpartisipasi dalam Akademi Diplomatik Anwar Gargash di Uni Emirat Arab, sehingga beliau berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan pada kuartal keempat tahun ini.
“Namun kami menekankan pentingnya penandatanganan dua perjanjian utama dan dua kesepakatan utama, yaitu perjanjian tentang perlindungan investasi dan pemberlakukan perjanjian pajak ganda,” katanya.
“Kami juga menginginkan dukungan dari Presiden Republik dan Perdana Menteri untuk mempercepat proses penyelesaian kedua perjanjian ini, sehingga Uni Emirat Arab dan investor dari UEA dapat datang untuk mencari peluang kerja sama di Timor-Leste,” katanya.
Dikatakan, hubungan antara Timor-Leste dan Uni Emirat Arab sangat baik, mereka juga menyampaikan apresiasi mereka kepada Pemerintah Timor-Leste karena selalu memberikan dukungan dan solidaritas kepada UEA selama masa sulit ini, terkait dengan agresi Iran terhadap negara mereka dan kawasan GCC (Gulf Cooperation Council).
“Kami selalu senang ketika membicarakan hubungan antara UEA dan Timor-Leste, kami berharap semuanya akan terus berjalan dengan baik dan kami akan terus mencari area kolaborasi dan solidaritas,” katanya.
Sementara itu, katanya, selama pertemuan tersebut ia telah menyampaikan salam dari Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, serta salam dari Wakil Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan kepada PM Xanana.
Tim TATOLI




