iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Otelio Ote dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Metinaro

Otelio Ote dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Metinaro

Upacara militer pemakaman Tokoh Pers Timor-Leste dan juga sebagai Pendiri sekaligus pemilik Media Timor Post, Otelio Ote di Taman Makam Pahlawan Metinaro, pada Sabtu (02/05). Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 02 Mei 2026 (TATOLI) – Tokoh Pers Timor-Leste dan juga sebagai Pendiri sekaligus pemilik Media Timor Post, Otélio Ote dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Metinaro, pada Sabtu (02/05).

Jenazah mendiang Otélio Ote dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Metinaro, berdasarkan Dekrit Keputusan Presiden Republik  nomor 53/2026, ditandatangani pada tanggal 30 April, dengan memberikan penghormatan pemakaman di tempat tersebut. Selain itu, Presiden Republik juga mempertimbangkan kontribusi almarhum sejak tahun 1987 di bidang jurnalisme dan pelatihan jurnalistik, dengan menyoroti kontribusi pentingnya terhadap perjuangan pembebasan nasional dan pembangunan negara.

Dalam upacara pemakaman Adapun pembacaan Dekrit Presiden Republik oleh Komisaris Dewan Pejuang Pembebasan Nasional Kotamadya Dili, Celestino da Silva.

Dalam pembacaan Keputusan Dekrit Presiden Republik nomor 53/2026, yang ditandatangani pada tanggal 30 April, yang memberikan penghormatan pemakaman di Taman Pahlawan Metinaru kepada Otélio Ote. Berdasarkan pasal 11 Konstitusi, Negara mengakui dan menghargai perlawanan rakyat merdeka terhadap dominasi asing dan kontribusi mereka terhadap perjuangan kemerdekaan nasional.

Ketua Dewan Direksi Kantor Berita TATOLI, IP, Noémio Falcão, membawa karangan bunga untuk diletakkkan di Makam Mendiang Otelio Ote. Foto Tatoli/Francisco Sony

Dekret ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006, tanggal 12 April, tentang Statuta Pejuang Pembebasan Nasional, yang menegaskan kembali keinginan untuk memberikan penghormatan kepada upaya dan pengorbanan para pejuang dalam perjuangan kemerdekaan.

Dikatakan dalam Dekrit ini, Presiden Republik, sesuai dengan ketentuan paragraf f dalam pasal 23 dari undang-undang tersebut, mempertimbangkan kontribusi almarhum sejak tahun 1987 di bidang jurnalisme dan pelatihan jurnalis, serta menyoroti kontribusinya yang penting bagi perjuangan pembebasan nasional dan pembangunan negara. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pers (KI) Sementara,  Suzana Cardoso, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kehilangan tokoh penting, sahabat, guru, dan inspirasi di dunia jurnalistik.

“Namun, pada saat yang sama kami juga bangga, karena Negara Timor-Leste telah memberikan penghormatan besar kepadanya, untuk beristirahat di Taman Makam Pahlawan, di tempat suci ini,” katanya.

Begitu juga, Perwakilan keluarga, Constâncio Ote, menyampaikan rasa terima kasih kepada Negara, melalui Presiden Republik, atas penghargaan yang diberikan, serta kepada SEKOMS (Sekretariat Negara untuk Komunikasi Sosial), Timor Post, dan semua pihak yang mendukung proses pemakaman ini.

Upacara pemakaman dihadiri oleh komunitas media di Timor-Leste, termasuk media publik dan swasta, asosiasi jurnalis, keluarga, dan entitas terkait lainnya.

Pemakaman jurnalis senior Otélio Ote diadakan  dalam suasana khidmat dan emosional, dengan penghormatan besar dari keluarganya, rekan-rekan jurnalis, pihak berwenang, dan masyarakat sipil.


Peletakkan karangan bunga di Makam Mendiang Otelio Ote. Foto Tatoli/Francisco Sony

Sementara itu, sebelum dibawa ke Taman Makam Pahlawan Metinaro untuk dimakamkan, Jenazah almarhum Otelio Ote dibawa ke Timor Post, untuk melakukan penghormatan terakhir. Setelah itu dilanjutkan ke Gereja Katedral untuk Misa Requiem yang dipimpin Romo Augusto Gailhos.

Setelah usai misa, Jenazah Otelio Ote dibawa lagi ke kantor Dewan Pers. Selanjutnya dari Dewan Pers dilanjutkan ke Taman Makam Pahlawan untuk dimakamkan.

Upacara pemakaman jenazah almarhum Otelio Ote  ini menandai momen menyedihkan bagi kaum pers di Timor-Leste, karena kehilangan sosok yang selama hidupnya mendedikasikan diri untuk jurnalisme, kebebasan pers, dan pelayanan publik di bidang komunikasi.

Bapa Tokoh Pers Timor-Leste dan juga sebagai Pendiri sekaligus pemilik Media Timor Post, Otélio Ote yang meninggal dunia di Rumah Sakit Regional Oecusse, pada Selasa (28/04) dini hari. Otélio Ote meninggal dunia setelah dirawat satu bulan lebih (mulai dirawat pada 11 Maret 2026). Otélio Ote wafat  setelah berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya.

Tim TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!