iklan

POLITIK, HEADLINE

Timor – Leste dan Brunei akan sepakati kerja sama di Sektor Energi dan Kesehatan

Timor – Leste dan Brunei akan sepakati kerja sama di Sektor Energi dan Kesehatan

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Sosial, Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Rakyat, Mariano Assanami Sabino memimpin rapat Dewan Menteri yang digelar di Kantor Pemerintah, Dili, Kamis (30/04). Foto GPM

DILI, 30 April 2026 (TATOLI) — Pemerintah Timor-Leste dan Brunei Darussalam dijadwalkan akan menandatangani dua Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada pekan depan guna memperkuat kerja sama bilateral di sektor energi dan kesehatan.

Dalam laporan hasil Rapat Dewan Menteri disebutkan MoU di bidang energi bertujuan membangun kerangka kolaborasi antara kedua negara, dengan fokus pada pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas teknis, serta promosi peluang investasi, khususnya di sektor minyak dan gas.

“Kerja sama tersebut mencakup pelatihan dan pertukaran pengalaman, pelaksanaan studi bersama di bidang penelitian, eksplorasi, pengembangan, dan produksi, serta pertukaran praktik terbaik dalam kebijakan energy,” tulis hasil laporan rapat Dewan Menteri.

Selain itu, kesepakatan ini juga membuka peluang bagi pengembangan inisiatif lain yang akan disepakati bersama oleh kedua pihak.

Setelah penandatanganan, Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral akan bertanggung jawab untuk memastikan implementasi ketentuan dalam MoU, dengan berkoordinasi bersama lembaga terkait sesuai dengan peraturan nasional yang berlaku.

Kerja sama di bidang kesehatan

Sementara itu, Wakil Menteri Penguatan Kelembagaan Kesehatan, José dos Reis Magno, turut memaparkan rencana penandatanganan MoU di sektor kesehatan antara Timor-Leste dan Brunei Darussalam.

Kerja sama ini bertujuan membangun kerangka kolaborasi yang didasarkan pada prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan, guna memperkuat layanan kesehatan dan pengembangan sektor kesehatan di kedua negara.

“Bidang kerja sama utama meliputi pelayanan kesehatan, pencegahan dan pengendalian penyakit, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan infrastruktur rumah sakit,” ungkap laporan tersebut.

Selain itu, kerja sama juga akan mencakup pertukaran informasi dan pengetahuan, mobilitas tenaga ahli, pelatihan teknis, penyelenggaraan seminar, serta pengembangan proyek bersama.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!