iklan

EKONOMI

Kehadiran Iwan Fals di TT TasiFest 2026, dorong diplomasi budaya di ASEAN

Kehadiran Iwan Fals di TT TasiFest 2026, dorong diplomasi budaya di ASEAN

Foto google

DILI, 27 April 2026 (TATOLI) – Kehadiran musisi legendaris Indonesia Iwan Fals sebagai salah satu penampil utama TT TasiFest 2026 dinilai menjadi langkah strategis untuk mendorong diplomasi budaya Timor-Leste di kawasan ASEAN.

Festival musik internasional yang akan berlangsung pada 29–30 Mei di Dili itu menghadirkan Iwan Fals sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Timor-Leste sebagai panggung budaya yang tengah berkembang di Asia Tenggara, seiring meningkatnya keterlibatan negara ini dalam integrasi regional.

Penyelenggara menyebut kehadiran Iwan Fals, yang dikenal luas sebagai salah satu figur budaya paling berpengaruh di kawasan, menjadi momentum penting untuk memperluas hubungan antarmasyarakat di ASEAN melalui seni dan ekspresi budaya bersama.

Dengan lebih dari empat dekade berkarier, Iwan Fals dikenal melalui karya-karya bertema sosial yang membentuk kesadaran publik lintas generasi dan menjadikannya salah satu ikon musik paling berpengaruh di Asia Tenggara. Kehadirannya di Dili juga dipandang mempertegas kemampuan Timor-Leste menjadi tuan rumah bagi artis regional berkelas internasional.

Berita terkait : Calema akan kembali meriahkan Festival TasiFest 2026

Wakil Menteri ASEAN, Milena Rangel, mengatakan partisipasi Iwan Fals di TT TasiFest menjadi langkah penting dalam memperkuat integrasi Timor-Leste di ASEAN.

“Inisiatif budaya seperti ini memperkuat keterhubungan kawasan, memperdalam hubungan antarmasyarakat, dan membantu membangun identitas bersama ASEAN melalui kreativitas dan kolaborasi,” kata Milena Rangel dalam siaran pers yang diakses TATOLI.

Selain diplomasi budaya, kehadiran penyanyi Indonesia itu juga dinilai mendukung promosi Timor-Leste sebagai destinasi wisata di pasar ASEAN. Basis penggemar Iwan Fals yang kuat di Indonesia dan kawasan dipandang berpotensi menarik wisatawan regional sekaligus meningkatkan eksposur Timor-Leste sebagai tujuan wisata budaya dan bahari.

Selain itu, Direktur Jenderal Pariwisata, Antonio da Silva, mengatakan festival seperti TT TasiFest berperan penting dalam memperkuat ekonomi pariwisata nasional.

“Dengan menghadirkan artis internasional yang memiliki audiens regional yang kuat, kita dapat menampilkan kekayaan budaya dan aset alam negara ini sambil mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Penyelenggara juga menilai TT TasiFest berpotensi berkembang sebagai bagian dari sirkuit tur regional ASEAN, membuka peluang kolaborasi baru bagi seniman kawasan dan memperkuat posisi Timor-Leste sebagai pusat pertukaran budaya di Asia Tenggara.

Selain Iwan Fals, festival tahun ini juga akan menghadirkan Guy Sebastian, Calema, serta grup asal Timor-Leste Criimson, yang mempertegas festival ini sebagai jembatan budaya antara ASEAN, negara-negara CPLP, dan pasar musik global.

Melalui ajang ini, Timor-Leste berupaya memperkuat diplomasi budaya sebagai bagian dari pendekatan yang lebih luas dalam memperdalam keterlibatan di ASEAN, tidak hanya melalui kerja sama ekonomi dan politik, tetapi juga melalui konektivitas budaya dan kreativitas.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!