iklan

SOSIAL INKLUSIF

Ramos-Horta ungkap keprihatinan atas wafatnya Menteri José Jerónimo  

Ramos-Horta ungkap keprihatinan atas wafatnya Menteri José Jerónimo  

José Honório da Costa Pereira Jerónimo, saat dilantik oleh Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos-Horta, sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan pada 01 juli 2023. Foto spesial

DILI, 21 April 2026 (TATOLI) – Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos-Horta, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas wafatnya Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan, José Honório da Costa Pereira Jerónimo, yang meninggal dunia secara mendadak pada Selasa, 21 April.

Menteri José Honório dilaporkan meninggal akibat serangan jantung di kantornya. Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Guido Valadares (HNGV), namun tidak dapat diselamatkan.

Presiden Ramos-Horta mengaku terkejut atas kabar duka tersebut, mengingat almarhum masih aktif menjalankan tugas kenegaraan.

“Ya, saya terkejut menerima informasi tersebut. Ketika seorang yang masih muda tiba-tiba jatuh sakit, ini sungguh menyedihkan. Ini merupakan peristiwa besar yang hari ini dialami Timor-Leste,” kata Presiden kepada wartawan usai menghadiri peresmian renovasi gedung ADB di kawasan Farol, Dili.

Ia menambahkan bahwa kondisi kesehatan seseorang terkadang sulit diprediksi.

“Kita tidak melihat seseorang yang sakit. Dia masih aktif, namun tiba-tiba terjadi serangan seperti stroke. Seseorang bisa kehilangan nyawanya tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuhnya,” ujarnya.

Sebelum wafat, José Jerónimo diketahui sempat menghadiri kegiatan “OGFICE Scholarship 2026 Award Ceremony” di Auditorium Fakultas Teknik, Sains dan Teknologi (FECT), Hera, yang diselenggarakan oleh Universidade Nacional Timor Lorosa’e bekerja sama dengan Osaka Gas Foundation of International Cultural Exchange dan Japan International Cooperation Agency.

Kegiatan tersebut merupakan seremoni pemberian sertifikat bagi penerima beasiswa internal program OGFICE tahun 2026 bagi mahasiswa FECT.

Kepergian José Jerónimo menjadi kehilangan besar bagi pemerintah dan sektor pendidikan tinggi di Timor-Leste. Berbagai pihak menyampaikan belasungkawa dan mengenang dedikasi almarhum dalam membangun sistem pendidikan nasional.

José Honório da Costa Pereira Jerónimo lahir di Bazartete, kotamadya Liquiçá, pada 15 Februari 1973. Ia memulai kariernya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi UNTL sejak tahun 2001.

Selama menjabat sebagai menteri, ia memimpin sejumlah inisiatif penting, termasuk pengesahan Undang-Undang Dasar Pendidikan Tinggi pada 2024 serta mendorong kerja sama internasional guna memperluas akses beasiswa dan program pelatihan bagi mahasiswa dan tenaga teknis Timor-Leste.

Presiden Ramos-Horta menegaskan bahwa wafatnya José Honório merupakan kehilangan besar bagi bangsa, khususnya dalam upaya memperkuat sektor pendidikan tinggi sebagai fondasi pembangunan nasional.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!