DILI, 04 Februari 2026 (TATOLI)— Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi kembali membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Tahun 2026. Program beasiswa penuh ini ditujukkan bagi pelajar internasional dari negara-negara berkembang yang ingin menempuh studi Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktoral (S3) di perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam laman resmi Pusat Budaya Indonesia (PBI) Timor-Leste dijelaskan pendaftaran dibuka mulai 02 Februari hingga 31 Maret 2026 secara daring melalui laman resmi pendaftaran: http://knb.kemdiktisaintek.go.id
Calon pelamar yang ingin mengikuti program ini wajib menyerahkan sejumlah dokumen sebagai bagian dari pengajuan Surat Rekomendasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara asal pelamar.
“Syarat Pengajuan Surat Rekomendasi KBRI, Fotokopi Paspor, Ijazah, Transkrip Nilai dan Offering Letter Selection of KNB 2026,” tulis laman resmi PBI yang diakses TATOLI, Rabu ini.
Berita terkait : 19 pelajar Timor-Leste raih beasiswa KNB dan Darmasiswa di Indonesia
Dokumen‑dokumen ini harus dilengkapi secara elektronik ketika mendaftar melalui portal resmi KNB dan dikirim juga ke perwakilan Indonesia di negara pelamar untuk rekomendasi awal.
Beasiswa KNB merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Indonesia untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di negara-negara berkembang sekaligus memperkuat hubungan diplomatik dan budaya.
Pada Tahun 2026, program ini akan memberikan lebih dari 200 beasiswa penuh yang mencakup biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan, asuransi kesehatan, tiket pulang‑pergi, serta pelatihan Bahasa Indonesia sebelum masa studi dimulai.
Program Beasiswa KNB 2026 ditawarkan di puluhan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Situs informasi beasiswa mencatat bahwa sekitar 34 hingga 47 universitas mitra menjadi tuan rumah bagi penerima beasiswa, termasuk beberapa universitas terkemuka seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Airlangga.
Jumlah total tawaran beasiswa mencapai sekitar 222 slot untuk jenjang studi S1, S2, dan S3 di berbagai bidang, dengan pembagian umum mencakup puluhan slot untuk program Sarjana, ratusan untuk program Magister, serta sejumlah bagi program Doktoral.
Selain universitas negeri, sejumlah perguruan tinggi swasta juga turut menjadi pengelola program KNB 2026. Misalnya Universitas Muslim Indonesia (UMI), yang ditetapkan sebagai salah satu pengelola program Beasiswa KNB dan kampus swasta di kawasan Indonesia Timur yang membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional.
Program Beasiswa KNB tidak hanya menyediakan dukungan finansial penuh, tetapi juga peluang bagi penerima untuk mengembangkan keterampilan akademik, pengalaman lintas budaya, dan jejaring internasional.
Berita terkait : Selama lima tahun, 512 pelajar asal Timor-Leste menerima beasiswa dari Indonesia
Pemerintah Indonesia berharap agar penerima beasiswa dapat menjadi generasi pemimpin masa depan di negara masing‑masing setelah menyelesaikan studi mereka di Indonesia.
Beasiswa KNB telah lama menjadi bagian dari upaya Indonesia dalam diplomasi pendidikan sejak awal 1990‑an dan terus berkembang hingga mencakup negara‑negara dari kawasan Asia, Afrika, Pasifik, Amerika Selatan, dan Eropa Timur.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




