DILI, 04 Februari 2026 (TATOLI)— Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC), Bendito dos Santos Freitas, mengadakan pertemuan dengan Presiden Badan Kerja Sama Internasional Korea (KOICA), CHANG Won Sam. Dalam pertemuan tersebut membahas kembali kemitraan pembangunan yang kuat dan abadi antara Timor-Leste (TL) dan Republik Korea.
Dalam laman MNEC yang diakses Tatoli, disebutkan bahwa pertemuan yang diadakan di kantor MNEC, Pantai Kelapa Dili, Selasa (03/02) itu, kembali meninjau kerja sama KOICA yang telah berlangsung lama dan kontribusinya yang signifikan terhadap pembangunan nasional Timor-Leste, termasuk dukungan di bidang kesehatan masyarakat, pendidikan dan pengembangan pemuda, pertanian, pembangunan perdamaian, dan ketahanan iklim.
Dalam diskusi juga berfokus pada rencana kerja sama KOICA untuk tahun 2026, yang mencakup proyek-proyek baru dan program peningkatan kapasitas yang selaras dengan Rencana Pembangunan Strategis Timor-Leste 2011–2030, Program Pemerintah Konstitusional IX dan Rencana Strategis pasca-aksesi ASEAN, khususnya dalam penguatan sistem kesehatan, pemberdayaan pemuda dan sumber daya manusia, infrastruktur, peningkatan ketahanan pangan, perikanan, dan penanganan tantangan terkait iklim dan kerentanan.
Selama pertemuan, Menteri Bendito menyampaikan apresiasi tulus kepada KOICA dan Pemerintah Republik Korea atas solidaritas dan kemitraan mereka yang berkelanjutan, serta menggarisbawahi komitmen Timor-Leste untuk memperdalam kerja sama yang menghasilkan hasil nyata dan berkelanjutan bagi rakyat Timor-Leste.
TATOLI




