DILI, 03 Februari 2025 (TATOLI) – Komisi Rekrutmen Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL) untuk calon kandidat anggota baru mengumumkan bahwa 10.597 telah lolos ke tahap tes kesehatan setelah melewati tes budaya, tes wawancara, tes bakat (tes fisik), dan tes psikologis.
Juru Bicara Komisi Rekrutmen calon anggota baru PNTL, Superintendente Polisi António da Luz, menginformasikan bahwa daftar kandidat yang akan maju ke tahap selanjutnya akan dipublikasikan besok (04/02) di masing-masing kantor administrasi, di Administratif Kotamadya, dan di tingkat Komando PNTL di masing-masing kotamadya.
“Total kandidat yang lolos berjumlah 10.597 orang, terdiri atas 7.716 pria dan 2.881 wanita. Sementara itu, kandidat yang tidak lulus dalam empat tahap tes berjumlah 2.277 orang, terdiri atas 1.787 pria dan 490 wanita,” kata António da Luz dalam konferensi pers di Pusat Pelatihan Kepolisian Comoro, Selasa ini.
Berikut data komisi rekrutmen, pada 2025 kandidat anggota baru PNTL yang dipublikasikan untuk setiap kotamadya yaitu :
- Kotamadya Aileu. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 718 orang, terdiri atas 484 pria dan 234 wanita, sedangkan yang tidak lolos berjumlah 120 orang, terdiri atas 94 pria dan 24 wanita.
- Kotamadya Ainaro. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 587 orang, terdiri atas 446 pria dan 141 wanita, sementara yang tidak lolos berjumlah 141 orang, terdiri atas 122 pria dan 19 wanita.
- Ataúro. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 79 orang, terdiri atas 63 pria dan 16 wanita. Adapun yang tidak lolos berjumlah tujuh orang, terdiri atas enam pria dan satu wanita.
- Kotamadya Baucau. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 575 orang, terdiri atas 147 pria dan 702 wanita. Sementara itu, yang tidak lolos berjumlah 42 orang, terdiri atas 35 pria dan tujuh wanita.
- Kotamadya Bobonaro. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 685 orang, terdiri dari 503 pria dan 182 wanita. Adapun yang tidak lolos berjumlah 88 orang, terdiri atas 66 pria dan 22 wanita.
- Kotamadya Covalima. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 548 orang, terdiri atas 424 pria dan 124 wanita. Sementara itu, yang tidak lolos berjumlah 119 orang, terdiri atas 112 pria dan tujuh wanita.
- Kotamadya Dili. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 014 peserta, terdiri atas 2.069 pria dan 945 wanita, dan 677 peserta yang tidak lolos berjumlah 523 pria dan 154 wanita.
- Kotamadya Ermera. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 981 orang, terdiri atas 719 pria dan 262 wanita. Sementara yang tidak lolos sebanyak 273 orang, terdiri atas 204 pria dan 69 wanita.
- Kotamadya Lautém. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 510 orang, terdiri atas 374 pria dan 136 wanita, sedangkan yang tidak lolos berjumlah 77 pria dan 55 wanita.
- Kotamadya Liquiça. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 475 orang, terdiri atas 340 pria dan 135 wanita. Sementara yang tidak lolos seleksi berjumlah 184 orang, terdiri atas 136 pria dan 48 wanita.
- Kotamadya Manatuto. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 552 orang, terdiri atas 397 pria dan 155 wanita. Adapun yang tidak lolos berjumlah 136 orang, terdiri atas 107 pria dan 29 wanita.
- Kotamadya Manufahi. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 567 orang, terdiri atas 429 pria dan 138 wanita. Sementara, yang tidak lolos berjumlah 136 orang, terdiri atas 107 pria dan 29 wanita.
- RAEOA (Daerah Administratif Spesial Oecusse Ambeno). Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 521 orang, terdiri atas 402 pria dan 119 wanita. Sedangkan yang tidak lolos berjumlah 153 orang, terdiri atas 122 pria dan 31 wanita.
- Kotamadya Viqueque. Jumlah kandidat yang diterima sebanyak 638 orang, terdiri atas 491 pria dan 147 wanita. Sementara, yang tidak lolos berjumlah 124 orang, terdiri atas 98 pria dan 26 wanita.
Dengan demikian, jumlah total kandidat pria yang diterima berjumlah 7.716 orang dan wanita sebanyak 2.881 orang, sehingga total kandidat yang lolos dan berlanjut ke tahap tes kesehatan berjumlah 10.597 orang. Adapun kandidat yang tidak lolos berjumlah 2.277 orang, terdiri atas 1.787 pria dan 490 wanita.
Berita terkait : Pendaftaran PNTL, 4.428 calon kandidat telah serahkan formulir pendaftaran
António da Luz juga mengatakan, nama-nama calon kandidat yang lolos dan tidak lolos dalam tes akan diumumkan pada Rabu (04/2) di setiap markas pos administratif, gedung administrasi kotamadya, termasuk di tingkat komando PNTL di setiap kotamadya.
Ia menambahkan, kandidat yang namanya dipanggil untuk datang ke Pusat Pelatihan Kepolisian akan dijemput oleh pihak kepolisian untuk menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV).
Dalam tahap tes medis tersebut, sebanyak 400 kandidat akan dipilih. “Lowongan rekrutmen ini membutuhkan 400 orang. Oleh karena itu, kami meminta para kandidat untuk menjaga kondisi fisik agar dapat melewati proses tersebut,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kandidat yang belum lolos agar tidak putus asa dan menunggu kesempatan berikutnya.
Menurutnya, proses rekrutmen memerlukan waktu yang cukup lama dan dilakukan sesuai kuota kotamadya. Jika kuota berjumlah 20 orang, maka pemanggilan dilakukan sesuai nomor urut, yakni dari satu hingga 20.
“Oleh karena itu, kami meminta para kandidat untuk tidak mematikan telepon seluler mereka karena komisi akan menghubungi sebelum menjalani tes medis,” katanya.
Ia menambahkan, apabila seorang kandidat berhalangan hadir atau sakit saat tes medis, maka akan didiskualifikasi dan digantikan oleh kandidat sesuai nomor urut berikutnya.
“Hasil rekrutmen ini telah kami serahkan kepada ketua panitia juri, dan selanjutnya disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri,” pungkasnya.
Reporter : Natalino Costa (Penerjemah : Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz




