iklan

EKONOMI, HEADLINE

Investor China-Hong Kong-Singapura bertemu Presiden Ramos-Horta bahas rencana investasi  

Investor China-Hong Kong-Singapura bertemu Presiden Ramos-Horta bahas rencana investasi  

Investor internasional dari tiga negara China, Hong Kong, dan Singapura sedang berbincang dengan Presiden Republik Jose Ramos-Horta disela-sela pertemuan yang dilakukan di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Jumat (16/01). Foto Media Kepresidenan

DILI, 16 Januari 2026 (TATOLI) —  Investor internasional dari tiga negara China, Hong Kong, dan Singapura bertemu Presiden Republik Jose Ramos-Horta. Dalam pertemuan ketiga investor membahas rencana investasi strategis yang bertujuan mendukung pembangunan ekonomi Timor-Leste (TL).

Berdasarkan laman Kepresidenan Republik, yang diakses Tatoli, Presiden Ramos-Horta  menerima delegasi investor internasional dari China, Hong Kong, dan Singapura di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Jumat (16/01), untuk sesi pengarahan mengenai rencana investasi strategis yang bertujuan mendukung pembangunan ekonomi Timor-Leste.

Delegasi yang dipimpin oleh Michael Ong memberikan laporan kepada Kepala Negara mengenai kontak dan pertemuan yang telah dilakukan dengan Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, serta dengan beberapa kementerian terkait, dalam rangka persiapan dan implementasi berbagai inisiatif yang berdampak ekonomi dan sosial tinggi.

Investor internasional dari tiga negara China, Hong Kong, dan Singapura bertemu Presiden Republik Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Jumat (16/01). Foto Media Kepresidenan

Berita terkait : Investor tiga negara bertemu pemerintah, bahas rencana investasi di Timor-Leste

Di bidang pertanian, diajukan proposal untuk pengenalan teknologi “Juncao”, sebuah metode budidaya berkelanjutan yang inovatif yang berorientasi pada produksi pakan ternak dan produk esensial lainnya. Proyek ini merencanakan fase percontohan awal selama tiga bulan sebelum dilakukan perluasan bertahap. Dalam kerangka peningkatan kapasitas nasional, para investor menyatakan kesiapan untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa Timor-Leste untuk mengikuti pelatihan di China dan mendirikan pangkalan pelatihan permanen di Timor-Leste di masa depan, guna memperkuat keterampilan para petani dan sektor swasta.

Pertemuan tersebut juga membahas proposal signifikan di bidang penerbangan dan keuangan, termasuk rencana pengadaan dua pesawat Airbus A320 untuk memperkuat konektivitas nasional, baik melalui kemitraan dengan Aero Dili maupun melalui pengajuan Sertifikat Operator Udara (AOC) baru.

Selain itu, menindaklanjuti konsultasi dengan Bank Sentral, delegasi tersebut mempresentasikan juga rencana kerangka pembiayaan mikro yang bertujuan untuk memberikan akses kredit yang lebih baik bagi usaha kecil dan menengah (UKM).

Dalam pertemuan Presiden Ramos-Horta menyatakan kepuasan yang besar atas kemajuan yang telah dicapai dan menyambut baik potensi investasi ini dalam menciptakan lapangan kerja serta modernisasi infrastruktur negara.

Untuk diketahui bahwa Teknologi ‘Juncao’ adalah inovasi China yang menggunakan rumput hibrida khusus (yang berarti “rumput jamur”) sebagai substrat untuk menumbuhkan jamur yang dapat dimakan, menggantikan kayu, dan juga berfungsi sebagai pakan ternak atau untuk restorasi ekologis seperti mencegah erosi tanah, menawarkan mata pencaharian berkelanjutan bagi petani dan meningkatkan perekonomian pedesaan.

 TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!