iklan

KEADILAN, HEADLINE

Ketua Pengadilan Banding laporkan kemajuan sistem peradilan pada Presiden Republik

Ketua Pengadilan Banding laporkan kemajuan sistem peradilan pada Presiden Republik

Ketua Pengadilan Banding, Afonso Carmona. Foto TATOLI/Egas Cristóvão

DILI, 15 Januari 2026 (TATOLI) – Ketua Pengadilan Banding, Afonso Carmona, bertemu Presiden Republik José Ramos-Horta, untuk melaporkan kemajuan situasi umum sistem peradilan dan pekerjaan peradilan yang akan dilakukan pada tahun 2026.

“Saya datang ke sini untuk melaporkan situasi umum jalannya sistem peradilan kepada Presiden Republik. Karena, kita tahu bahwa sekarang kita telah memasuki tahun baru dan banyak pekerjaan yang akan kita lakukan, terutama proses persidangan harus berjalan dengan baik,” kata Afonso Carmona, kepada wartawan usai  bertemu Kepala Negara yang digelar di Istana Kepresidenan, Nicolau Lobato Dili, Kamis ini.

Afonso Carmona juga mengatakan bahwa,  Pengadilan saat ini diperkuat oleh 32 hakim tetap dan 12 hakim magang. Sementara, untuk  proses evaluasi sedang berlangsung untuk mengisi jabatan hakim konselor dan hakim agung, guna memastikan sistem peradilan tetap kokoh dan siap menghadapi tahun depan.

Sementara itu, dalam laman resmi Kepresidenan, menyebutkan bahwa pertemuan tersebut juga membahas keputusan-keputusan terbaru terkait kepatuhan konstitusional dan peran kekuasaan eksekutif dalam masalah legislatif. Menekankan independensi kekuasaan kehakiman dan perlunya tindak lanjut legislative.

Ketua Pengadilan Banding, Afonso Carmona, bertemu Presiden Republik José Ramos-Horta di Istana Kepresidenan, Nicolau Lobato Dili, Kamis (15/01). Foto TATOLI/Egas Cristóvão

“Yang terpenting adalah keputusan Pengadilan, jika dinyatakan tidak konstitusional, maka tidak dapat diterapkan. Oleh karena itu, Undang-Undang tersebut harus diubah oleh Parlemen,” katanya.

Afonso Carmona menegaskan kembali bahwa semua pihak harus mematuhi aturan prosedural secara ketat demi menjaga integritas sistem hukum.

Dilain pihak, Ketua Pengadilan Banding itu juga menyampaikan perkembangan terkini mengenai tinjauan yudisial yang sedang tertunda terkait Undang-Undang Pensiun Seumur Hidup (Lei da Pensão Vitalícia).

Dimana, beliau menginformasikan kepada Kepala Negara bahwa proses tersebut sedang mengikuti prosedur hukum yang diperlukan di bawah bimbingan para hakim ketua. Afonso Carmona mencatat bahwa tidak ada tenggat waktu tetap untuk keputusan akhir, karena Pengadilan tetap berkomitmen pada proses yang teliti dan tidak memihak dalam membela Negara Hukum di Timor-Leste.

TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!