DILI, 02 Januari 2026 (TATOLI)– Paus Leo XIV menegaskan bahwa perdamaian sejati adalah perdamaian tanpa senjata yang berakar dari Tuhan dan menjadi tanggung jawab setiap manusia. Penegasan tersebut disampaikan dalam salam Angelus pada peringatan Hari Perdamaian Dunia 2026 yang berlangsung di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Kamis (1/1).
Dikutip dari Vatican News, sekitar 40.000 umat menghadiri doa Angelus yang juga menjadi pertemuan publik pertama Paus Leo XIV di awal tahun 2026. Dalam pesannya, Paus menyerukan kepada seluruh umat manusia untuk memulai tahun baru dengan komitmen nyata membangun perdamaian dunia, dimulai dari melucuti senjata hati dan menahan diri dari segala bentuk kekerasan.
Paus menyampaikan harapan tulus akan perdamaian dan segala kebaikan bagi semua orang, seraya menyampaikan salam dan doa khusus bagi Presiden Republik Italia, Sergio Mattarella.
Usai pembacaan doa Angelus, Paus Leo XIV mengingatkan bahwa sejak 58 tahun lalu, atas prakarsa Paus Santo Paulus VI pada 1968, tanggal 1 Januari diperingati sebagai Hari Perdamaian Dunia. Ia juga mengenang salam yang disampaikannya saat pertama kali terpilih sebagai Paus, sesuai dengan dorongan Tuhan, yakni, “Damai sejahtera bagi kalian semua.”
Menurut Paus, perdamaian sejati bukanlah hasil kekuatan senjata, melainkan karunia kasih Tuhan yang tanpa syarat, sekaligus amanah yang dipercayakan kepada tanggung jawab setiap manusia. Dengan kesadaran tersebut, Paus mengajak semua orang, dengan rahmat Kristus, untuk mulai membangun tahun perdamaian sejak hari ini.
Ia mengakui bahwa banyak individu dan organisasi di berbagai belahan dunia telah mendedikasikan diri untuk mengakhiri kekerasan dan membangun perdamaian melalui berbagai inisiatif nyata.
Secara khusus, Paus menyoroti pawai nasional perdamaian yang digelar pada malam 31 Desember di Catania, Italia, serta pawai perdamaian yang akan diselenggarakan oleh Komunitas Sant Egidio.
Dalam kesempatan tersebut, Paus Leo XIV juga menyapa para siswa dan guru dari Richland, New Jersey, Amerika Serikat, yang hadir mengikuti pertemuan doa Angelus.
Menutup salam Angelus-nya, Paus Leo XIV mengingat peringatan 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus dari Assisi. Ia menyampaikan berkat Santo yang diambil dari Kitab Suci, seraya mendoakan agar Tuhan memberkati dan melindungi umat-Nya serta menganugerahkan damai sejahtera. Paus juga berharap agar Maria, Bunda Allah, senantiasa membimbing umat manusia sepanjang perjalanan tahun yang baru.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




