DILI, 19 Desember 2025 (TATOLI) – Presiden Republik (PR), José Ramos-Horta menunjuk Avelino Coelho da Silva sebagai Ketua Komisi Perekrutan Hakim yang akan bertugas di Mahkamah Agung (MA) atau Supremo Tribunál Justiça (STJ).
Menurut pasal 83 dari Undang-Undang tentang Organisasi Peradilan menyebutkan babhwa Komisi Perekrutan Hakim yang akan bertugas di Mahkamah Agung terdiri dari tiga orang, dua dipilih oleh Parlemen Nasional dan satu ditunjuk oleh Presiden Republik.
Jadi, berdasarkan undang-undang tersebut, Ketua Komisi Rekrutmen Hakim ditunjuk langsung oleh Presiden Republik.
Presiden Ramos-Horta disela-sela acara pembukaan ‘Tahun Yudisial’ 2026 yang diadakan di Pengadilan Tingkat Pertama, Caicoli, Jumat ini, menjelaskan penunjukkan pada Avelinho karena menganggapnya sebagai seorang pengacara dan politisi yang berintegritas, melayani negara dan bangsa dengan baik. “Jadi saya mengusulkannya,” kata Kepala Negara.
“Saya telah menunjuk seorang tokoh, Dr. Avelino Coelho, beliau akan menjadi Ketua Komisi Perekrutan Hakim Mahkamah Agung,” kata Presiden Ramos-Horta.
Kepala Negara memilih Avelino Coelho dan juga tidak mempertanyakan kemampuan dan integritas pengacara tersebut dan menjamin bahwa beliau akan menjalankan tugasnya dengan baik.
“Ya, sejak tahun 1999, 2000 Ia (Avelino Coelho) bekerja di Pemerintahan bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” tuturnya.
Sebelumnya, pada 16 Desember lalu, Parlemen Nasional melalui pemilihan umum, telah memilih Carmelita Caetano Moniz dan José Pedro Mariano Neves Camões sebagai anggota efektif Komisi Perekrutan untuk pengangkatan hakim di Mahkamah Agung.
Reporter : Natalino Costa (Penerjemah : Mirandolina Barros Soares)
Editor : Armandina Moniz




