iklan

INTERNASIONAL

Jenazah pekerja TL ditemukan setelah 24 hari tenggelam di Laut Geoje  

Jenazah pekerja TL ditemukan setelah 24 hari tenggelam di Laut Geoje   

Pekerja asal Timor-Leste, Manuel Sequeira. Foto spesial

DILI, 19 Desember 2025 (TATOLI) — Kedutaan Besar Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) di Korea Selatan melalui Kantor Atase Ketenagakerjaan mengonfirmasi penemuan jenazah pekerja asal Timor-Leste, Manuel Sequeira de Albuquerque, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Geoje-si, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan.

Dalam informasi resmi yang diakses TATOLI dalam publikasi Kantor Atase Ketenagakerjaan Timor-Leste di Korea Selatan, jenazah Manuel Sequeira de Albuquerque ditemukan pada Jumat (19/12/2025) sekitar pukul 08.40 waktu setempat, atau setelah 24 hari sejak korban dilaporkan tenggelam pada 25 November 2025. Lokasi penemuan berada sekitar 0,5 mil laut ke arah timur laut dari Hwado, Sulyeok-ri, Dundeok-myeon, Geoje-si.

Manuel Sequeira de Albuquerque, lahir pada 11 Juli 1995, merupakan warga negara Timor-Leste yang bekerja sebagai nelayan di Korea Selatan. Berdasarkan keterangan, korban mengalami kecelakaan atau tenggelam di laut sekitar pukul 08.20 pagi, 25 November 2025, setelah menyelesaikan kegiatan panen tiram di sebuah peternakan tiram yang berlokasi di laut Jiseok-ri, Sadong-myeon, Geoje-si.

Jenazah mendiang ditemukan oleh seorang kapten kapal nelayan yang tengah melakukan aktivitas penangkapan di wilayah tersebut. Setelah ditemukan, otoritas setempat segera melakukan penanganan awal dan proses identifikasi. Identitas korban kemudian dikonfirmasi melalui pemeriksaan sidik jari pada pukul 10.58 pagi di hari yang sama.

Saat ini, jenazah berada di Kepolisian Maritim Tongyeong untuk menunggu proses otopsi guna memastikan penyebab kematian. Jadwal pelaksanaan otopsi masih dalam tahap koordinasi antara otoritas terkait dengan Layanan Forensik Nasional Korea Selatan.

Pihak Kedutaan Besar Timor-Leste di Korea Selatan menyatakan bahwa setelah proses otopsi selesai, jenazah akan diserahkan kepada Pemerintah Timor-Leste melalui Kedutaan Besar dan Sekretariat Negara untuk Pelatihan Profisional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) untuk selanjutnya dipulangkan ke Timor-Leste dan diserahkan kepada keluarga.

Kedutaan Besar RDTL di Korea Selatan bersama SEFOPE menegaskan komitmen untuk terus memantau dan mengawal seluruh proses administrasi serta teknis pemulangan jenazah. Pemerintah juga memastikan pendampingan kepada keluarga korban hingga proses pemulangan dan penyerahan jenazah selesai.

Sebelumnya, SEFOPE bersama otoritas Korea Selatan telah meningkatkan operasi pencarian terhadap pekerja asal Timor-Leste yang dilaporkan hilang di Laut Geoje sejak akhir November 2025. Operasi pencarian melibatkan kepolisian maritim, perusahaan tempat korban bekerja, serta tim pencarian dan penyelamatan Korea Selatan melalui patroli laut dan dukungan udara.

Manuel, putra pertama dari keluarga asal Desa Haupo, Daerah Administrasi Letefoho, Kotamadya Ermera, diketahui bekerja di Korea Selatan untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarganya.

Sebagai catatan, peristiwa ini menambah daftar insiden tragis yang menimpa pekerja asal Timor-Leste di sektor perikanan Korea Selatan. Pada 10 Oktober 2025, pekerja bernama Domingos Nunes “Acoli” juga tenggelam di laut dan jasadnya ditemukan tiga hari kemudian sebelum dipulangkan ke Timor-Leste pada 2 November 2025.

Pemerintah menegaskan pentingnya penguatan perlindungan dan keselamatan kerja bagi para pekerja migran guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!