iklan

BOBONARU

Pemerintah mengajak generasi muda bangun TL yang bermartabat

Pemerintah mengajak generasi muda bangun TL yang bermartabat

Menteri Kehakiman, Sergio Hornai dalam acara HUT Proklamasi Kemerdekaan yang diadakan di Maliana, pada 28 November 2025. Foto Tatoli/Sergio da Cruz

MALIANA, 28 November 2025 (TATOLI) — Menteri Kehakiman Sergio Hornai, mengajak  seluruh generasi muda Timor-Leste (TL) untuk mengambil peran lebih besar dalam proses pembangunan nasional.

Seruan mengajak kaum muda itu diungkapkan Menteri Sergio bertepatan dengan peringatan 50 tahun HUT  Proklamasi Kemerdekaan yang diperingati di Kotamadya Bobonaro, pada 28 November 2025.

Dalam sambutannya di hadapan masyarakat Maliana, Menteri Sergio  menegaskan bahwa usia setengah abad kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan nasional serta menegaskan kembali tanggung jawab generasi muda sebagai penerus cita-cita para pejuang.

“Kita memasuki 50 tahun Proklamasi Kemerdekaan. Saya mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri, berkontribusi, dan membangun negeri kita menjadi bangsa yang kuat, bersatu, dan bermartabat,” ujarnya.

Menteri Hornai juga menyampaikan pesan Presiden Republik yang menyerukan semangat kebersamaan tanpa perpecahan. Ia menegaskan bahwa pembangunan hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen bangsa, termasuk lembaga swadaya masyarakat, oposisi, dan masyarakat umum berbagi visi yang sama demi kemajuan negara.

“Bersama, tak ada yang mundur. Kita adalah pemilik proses ini,” kata Menteri Sergio mengutip pesan Kepala Negara.

Ia turut memberikan apresiasi kepada masyarakat Bobonaro yang terus menjaga stabilitas dan harmoni meski berada di wilayah perbatasan. Menurutnya, kondisi damai ini menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sergio juga menyoroti potensi besar Bobonaro, khususnya di sektor sumber daya alam dan pariwisata. Ia mendorong masyarakat untuk terus menjaga ketertiban umum, menunjukkan persatuan dalam keberagaman, serta menciptakan lingkungan yang menarik bagi pengembangan wisata dan investasi.

“Kita perlu menunjukkan perilaku yang baik dan persatuan. Inilah persatuan kita dalam perbedaan,” tambahnya

Sementara itu, Sekretaris Otoritas Bobonaro untuk Urusan Sosial, Julio Carvalho Caerro, mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan sejarah panjang perjuangan pejuang Timor-Leste, mulai dari proklamasi sepihak 28 November 1975 hingga proses penentuan nasib sendiri melalui PBB.

Ia menegaskan bahwa meskipun Timor-Leste kecil dan berpenduduk sedikit, bangsa ini terbukti mampu bangkit dan mempertahankan martabat melalui tekad dan pengorbanan.

“Kesempatan baik dengan diperingatinya 50 tahun proklamasi kemerdekaan ini, saya mengajak para pemuda, generasi penerus bangsa untuk menjaga, mempersiapkan diri untuk berkontribusi dan membangun negeri kita, yang mana para pahlawan pejuang kita yakini bahwa Timor Leste ingin menjadi bangsa yang kuat, bersatu dan bermartabat,” ungkapnya.

Dengan semangat peringatan 50 tahun Proklamasi Kemerdekaan, pemerintah kembali mengajak seluruh pemuda untuk terus menjaga warisan perjuangan dan memastikan masa depan Timor-Leste dibangun di atas persatuan, kedamaian, dan integritas nasional.

Reporter : Sergio da Cruz

Editor   : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!