iklan

EKONOMI, HEADLINE

MPRM dan Woodside tandatangani perjanjian kerjasama sama proyek TLNG

MPRM dan Woodside tandatangani perjanjian kerjasama sama proyek TLNG

Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Timor-Leste, Francisco da Costa Monteiro dan Wakil Ketua Eksekutif Pengembangan Teknis dan Energi dari Woodside Energy, Julie Fallon menandatangani perjanjian kerja sama untuk melaksanakan studi dan kegiatan pematangan konsep LNG berbasis Timor, yang disaksikan oleh Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão dan Duta Besar Australia di Timor-Leste, Caitlin Wilson, di ruang pertemuan JL World, Areia Branca, Selasa (25/11/2025). Foto/Media GPM

DILI, 25 November 2025 (TATOLI)–Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Timor-Leste (MPRM) dan Woodside Energy Ltd (Woodside), Selasa ini, menandatangani perjanjian kerja sama untuk melaksanakan studi dan kegiatan pematangan konsep LNG berbasis Timor (TLNG).

Acara penandatangan di hadiri oleh Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Timor-Leste, Francisco da Costa Monteiro, Wakil Ketua Eksekutif Pengembangan Teknis dan Energi dari Woodside Energy, Julie Fallon dan lain-lain.

Menteri Francisco mengatakan bahwa perjanjian tersebut untuk kedua pihak bisa mengembangkan ladang Greater Sunrise dengan cara yang menguntungkan bagi semua pemangku kepentingan.

“Proyek TLNG menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, dan strategis terbaik bagi masyarakat Timor-Leste, dan kami berkomitmen untuk bekerja sama secara konstruktif dengan Woodside, Greater Sunrise, dan pihak-pihak lain untuk memajukan proyek ini dan mewujudkan visi kami untuk Greater Sunrise,” kata Menteri dalam pidatonya dalam acara penandatangan, di JL World, Areia Branca.

Berita terkait : Pemerintah tunjuk Menteri MPRM tandatangani kerjasama dengan Woodside Energy

Perjanjian ini menandai tonggak penting dalam upaya jangka panjang Timor-Leste dan Woodside untuk membuka nilai ladang gas Greater Sunrise dan mencerminkan semangat kolaborasi dan komitmen yang teguh di antara para pihak.

CEO Woodside, Meg O’Neill, menyambut baik Perjanjian tersebut dan menyatakan bahwa hal itu mencerminkan langkah selanjutnya dalam hubungan dan komitmen bersama untuk pengembangan ladang Greater Sunrise.

“Pekerjaan ini merupakan perluasan dari studi konsep tahun lalu dan akan membahas pertimbangan-pertimbangan yang tersisa yang diperlukan untuk mencapai pemilihan konsep, seperti menyepakati struktur komersial hilir yang paling tepat untuk menarik pembiayaan, dan memahami rute yang disukai untuk pipa ekspor gas.” Ujar, Meg O’Neill.

Berdasarkan Perjanjian ini, MPRM dan Woodside akan melaksanakan kegiatan pematangan komersial dan teknis untuk konsep LNG greenfield berbasis Timor dengan kapasitas sekitar 5 juta ton per tahun, dilengkapi fasilitas gas domestik dan pabrik ekstraksi helium. Kegiatan ini akan berjalan paralel dengan negosiasi kerangka fiskal, peraturan, dan hukum yang sedang berlangsung untuk mendukung pengembangan hulu ladang Greater Sunrise antara Sunrise Joint Venture, pemerintah Timor-Leste, dan Australia.

Perjanjian tersebut mencakup rencana tingkat tinggi yang menguraikan kegiatan-kegiatan utama yang diperlukan untuk mematangkan dan mengembangkan peluang ini, di mana LNG pertama dapat diproduksi paling cepat pada tahun 2032-2035, tergantung pada pemilihan konsep dan keputusan investasi.

Reporter     : Mirandolina Barros Soares

Editor          : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!