iklan

EKONOMI, HEADLINE

MPRM Francisco : Timor-Leste Fokus pada Transformasi Ekonomi dan Infrastruktur

MPRM Francisco : Timor-Leste Fokus pada Transformasi Ekonomi dan Infrastruktur

Menteri Perminyakan dan Mineral, Francisco da Costa Monteiro. Foto TATOLI/Francisco Sony

DILI, 24 November 2025 (TATOLI)– Menteri Perminyakan dan Mineral, Francisco da Costa Monteiro mengatakan Timor-Leste menegaskan komitmennya untuk mengembangkan sektor energi dan pertambangan sebagai pilar pertumbuhan ekonomi dalam Forum Energi, Pertambangan dan Bisnis ke-V.

Menteri Francisco Monteiro menekankan bahwa forum tiga hari ini, yang digelar tepat sebulan setelah Timor-Leste resmi menjadi anggota ke-11 ASEAN, sekaligus bertepatan dengan peringatan 50 tahun Proklamasi Kemerdekaan Timor-Leste. Jadi, forum ini menjadi platform strategis untuk membahas peluang investasi, kolaborasi, dan pembangunan infrastruktur nasional.

Ia menyebutkan bahwa Timor-Leste memiliki kekayaan alam yang melimpah, minyak, gas, dan mineral yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk kesejahteraan rakyat dan pembangunan berkelanjutan.

“Forum ini memperkuat keyakinan kami pada kerja sama antarnegara, kolaborasi antarlembaga dan bisnis, serta kekuatan sektor energi dan pertambangan untuk mentransformasi ekonomi dan bangsa,” ujar Menteri Francisco di JL World Metiaut, Senin ini.

Ia menegaskan bahwa meskipun Timor-Leste baru memulai perjalanan energi dan pertambangannya, sektor ini bukan hanya soal sumber daya, tetapi juga tentang industrialisasi, pemberdayaan, dan masa depan yang stabil dan sejahtera.

Menteri Francisco pun mengungkapkan pembangunan sektor energi dan pertambangan melalui strategi tiga pilar yang menekankan potensi nasional, monetisasi sumber daya, dan industrialisasi.

  1. Unlocking Our Potential (Membuka Potensi)

Timor-Leste memiliki cadangan minyak dan gas lebih dari 12 miliar barel setara minyak, serta berbagai mineral strategis seperti emas, tembaga, kobalt, mangan, batu kapur, dan rare earth elements. Pemerintah mengundang investor nasional dan internasional untuk ikut serta dalam eksplorasi dan pengembangan sumber daya ini.

  1. Monetizing Our Resources (Memonetisasi Sumber Daya)

Proyek strategis termasuk Lapangan Gas Greater Sunrise, lapangan berbagi terakhir dengan Australia, yang akan dialirkan melalui pipa laut dalam ke fasilitas onshore di Beaço. Langkah ini akan menciptakan lapangan kerja, membangun kapasitas lokal, dan menumbuhkan basis industrialisasi, dengan target gas pertama atau LNG pada 2032. Selain Sunrise, proyek lain seperti Bayu-Undan Chapter 2, Chuditch, Kelp Deep, Kuda Tasi and Jahal juga tengah berjalan, memperkuat pondasi energi nasional.

  1. Industrializing Our Sector (Industrialisasi Sektor)

Pembangunan pipa dan fasilitas LNG memerlukan infrastruktur pendukung yang handal. Pemerintah memprioritaskan investasi di sepanjang Pantai Selatan melalui Tasi Mane Project Plan, termasuk jalan, pelabuhan, dan utilitas, yang juga akan merangsang sektor pertanian, manufaktur, jasa, dan pariwisata.

Studi independen ACIL Allen (2016) menunjukkan proyek ini berpotensi meningkatkan PDB Timor-Leste hingga USD 98 miliar pada 2050, dengan manfaat sosial ekonomi dan pendapatan negara lebih dari USD 78 miliar. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!