iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Hari ini, Guinea-Bissau gelar Pilpres dan Pemilihan Parlemen

Hari ini, Guinea-Bissau gelar Pilpres dan Pemilihan Parlemen

Guinea-Bissau menyelenggarakan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Parlemen (legislatif). Foto TATOLI/ Arminda Fonseca pada

GUINEA-BISSAU, 23 November 2025 (TATOLI) – Guinea-Bissau, negara anggota penuh organisasi berbahasa Portugis – CPLP, pada Minggu (23/11) menyelenggarakan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Parlemen (legislatif) untuk memilih pemimpin baru mereka untuk masa jabatan Presiden lima tahun dan Legislatif empat tahun.

Aktivitas pemungutan suara di Guinea-Bissau juga dipantau oleh Organisasi g7+ yang dipimpin oleh Kepala Misi Pemantau Pemilu, Christina Joanna Mitini, didampingi Direktur Operasional g7+, Felix Piedade.

Direktur Operasional g7+, Felix Piedade, mengatakan bahwa pemilihan umum di Guinea-Bissau berjalan sangat demokratis. Berdasarkan hasil pemantauan, tidak terdapat penyimpangan, dan tempat pemungutan suara dibuka tepat waktu. Sejak pukul tujuh pagi, warga berpartisipasi dengan antusias untuk memilih pemimpin yang mereka percayai.

“Hari ini tim g7+ memantau pembukaan pemilihan umum Presiden dan Legislatif. Hasil pemantauan kami di tempat pemungutan suara menunjukkan bahwa pemilu dimulai tepat pukul 07.00 pagi, yang juga ditandai dengan kehadiran pemantau internasional lainnya,” ujar Felix Piedade pada TATOLI di wilayah Biu, hari ini.

Direktur Operasional itu menjelaskan bahwa dalam pemilu tersebut, tim mencatat bahwa proses berjalan baik, sangat demokratis, dan mekanisme pemungutan suara hampir sama dengan negara lain.

Ia menambahkan bahwa dalam pemilu kali ini, tim mencatat bahwa saat pembukaan, para petugas meja pemungutan suara hadir terlebih dahulu, kemudian disusul oleh petugas dari partai politik yang hadir untuk menyaksikan proses pemungutan suara.

“Perbedaan yang kami amati dalam pemilu ini adalah bahwa setiap Meja Majelis Pemungutan Suara (MAV) hanya memiliki tiga petugas yang terdiri dari Ketua Meja, Sekretaris Meja, dan Pengawas kotak suara,” jelas Felix.

Menurutnya, Tim Misi Pemantau Pemilu g7+ melakukan pengawasan sejak pembukaan pemilu, proses pemungutan suara, hingga penutupan, untuk memastikan seluruh proses terpantau dengan baik sehingga dapat mengetahui jalannya pemilu secara keseluruhan.

Felix Piedade menjelaskan bahwa Pemilu Presiden dan Legislatif tahun ini diselenggarakan di beberapa wilayah, yaitu Biombu, Oio, Cacheu, Tombali, Bafata, Gabu, Quinara, Bolama, dan Sektor Otonom Bissau.

Hari ini, tim Misi Pemantau Pemilu g7+ dibagi menjadi tiga kelompok untuk memantau tiga lokasi. Pemantauan di Bissau dipimpin oleh Kepala Misi Pemantau Pemilu g7+, Christina Joanna Mitini, didampingi Direktur Operasional g7+, Felix Piedade. Pemantauan di Oio dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Nasional Republik Demokratik, São Tomé dan Príncipe, Melvim Nascimento Castro, didampingi Asisten Pribadi g7+, Vitor Liu Gonçalves.

Sementara itu, tim yang bertugas di Biombu dipimpin oleh Teknisi Protokol dan Mitra g7+, Elísio Monteiro, didampingi Direktur Jenderal Sekretariat Teknis Administrasi Pemilu (STAE), Elviro Fernandes.

Sementara itu, menurut pengamatan TATOLI di lapangan, sebelum pukul tujuh pagi, petugas telah membuka kotak suara yang telah disiapkan dan memperlihatkannya kepada pemilih. Setelah itu kotak suara kembali disegel sebelum pemungutan dimulai.

Berdasarkan data yang diakses TATOLI dari wilayah-wilayah tersebut, terdapat 29 tempat pemilihan, 3.728 meja pemungutan suara, dan 966.159 pemilih terdaftar yang berpartisipasi dalam pemilu.

Pemilu diadakan di ruang publik dan sebagian besar tempat pemungutan suara berlokasi di pinggir jalan. Saat pemilih mengambil surat suara, petugas menyiapkan dua kotak suara terpisah untuk pemilihan Presiden dan Legislatif. Setelah menerima surat suara, pemilih menuju bilik suara untuk melakukan pencoblosan sebelum memasukkan surat suara ke kotak yang tersedia.

 Reporter: Arminda Fonseca (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor   :  Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!