DILI, 30 Oktober 2025 (TATOLI) – Caboc Timor-Leste, Empresa Pública (CTL, E.P.- Portugis) dan Telkom Indonesia International (TELIN) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) untuk kerja sama strategis yang penting bagi masa depan digital Timor-Leste melalui pengembangan sistem kabel bawah laut.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Dewan Umum CTL, E.P., yang juga Menteri Transportasi dan Komunikasi saat ini, Miguel Marques Manetelu, dan Direktur Utama TELIN, Budi Satria Dharma Purba, di Kantor Pusat TELIN Indonesia, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, pada 29 Oktober 2025.
Melalui siaran pers yang diakses Tatoli, menyebutkan bahwa, Menteri Miguel Manetelu dalam acara itu menyampaikan bahwa perjanjian yang ditandatangani oleh dua perusahaan milik negara ini bukan sekadar dokumen kerja sama, melainkan sebuah jembatan.
“Sebuah jembatan yang menghubungkan rakyat kedua negara, serta jembatan yang menghubungkan Timor-Leste dengan pusat digital ASEAN dan dunia. Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dalam pengembangan sistem kabel bawah laut bilateral. Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi tulang punggung Timor-Leste modern,” kata Menteri Miguel.
Ia menambahkan, penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi babak baru dalam sejarah Timor-Leste, terlebih setelah dunia menyaksikan penerimaan resmi negara tersebut sebagai anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada 26 Oktober lalu.
“Ini merupakan momen kebanggaan nasional yang luar biasa, puncak dari dedikasi dan komitmen kuat selama bertahun-tahun menuju masa depan yang sejahtera. Perjalanan Timor-Leste bersama ASEAN kini resmi dimulai,” ujarnya.
Sementara, itu CEO TELIN, Budi Satria Dharma Purba, menegaskan komitmen TELIN untuk bekerja sama dengan CTL, E.P. dalam mengeksplorasi peluang global di masa depan serta berinvestasi tidak hanya pada infrastruktur dan perangkat keras, tetapi juga pada pembangunan jaringan baru untuk kemajuan digital di Timor-Leste.
“Di TELIN, kami sangat mendukung dan terinspirasi oleh inisiatif Pemerintah Timor-Leste untuk membangun bukan hanya negara yang terhubung, tetapi juga negara yang terhubung secara global di masa depan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kerja sama ini mencakup pembangunan infrastruktur kabel bawah laut dan peningkatan kapasitas CTL melalui transfer pengetahuan berdasarkan pengalaman TELIN dalam membangun jaringan global.
“Saat ini kami memiliki lebih dari 250.000 kilometer kabel bawah laut yang telah mengelilingi dunia lima kali. Karena itu, kami ingin membantu meningkatkan kualitas internet dan keamanan siber di Timor-Leste. Ini juga merupakan komitmen kami untuk membangun kapasitas bersama CTL,” tambah Budi Satria Dharma Purba.
TELIN tetap berkomitmen mendukung konektivitas global Timor-Leste serta memastikan pertumbuhan digital nasional yang tangguh, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kabel bawah laut bilateral ini akan menjadi penghubung langsung, tangguh, dan berkapasitas tinggi antara kedua negara, sekaligus memperkuat posisi Timor-Leste dalam arsitektur digital ASEAN.
Kolaborasi ini berfokus pada tiga pilar strategis, yaitu:
- Manajemen kabel bawah laut dan transfer pengetahuan
- Pengembangan proyek kabel bilateral
- Peningkatan kapasitas serta keahlian nasional untuk mengelola infrastruktur komunikasi penting.
Selain itu, pengembangan internet dan keamanan siber menjadi kesempatan bagi Timor-Leste untuk belajar dari pengalaman TELIN dalam membangun ekosistem digital yang tangguh dan aman, yang melindungi data nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital berkelanjutan.
Transformasi digital dan pembangunan infrastruktur diakui CTL sebagai fondasi bagi Timor-Leste modern. Oleh karena itu, CTL dan TELIN bertekad memastikan setiap langkah digital yang diambil memberikan manfaat nyata bagi warga kedua negara — mulai dari e-government dan pendidikan digital hingga pengembangan inovasi dan kewirausahaan.
Dalam kolaborasi ini, pendekatan TELIN mencerminkan ketulusan dan visi jangka panjang yang melampaui angka dan keuntungan finansial, menuju cakrawala pembangunan bangsa dan peningkatan kualitas manusia.
Hadir dalam upacara penandatanganan antara lain Duta Besar Timor-Leste untuk Indonesia, Roberto Soares, Koordinator Jenderal Cabocom Timor-Leste, Pedro Lay; Presiden ANC, I.P., Flávio Cardoso Neves, Direktur Eksekutif TIC Timor, I.P., Venâncio Pinto, Penasihat Teknis Kementerian Transportasi dan Komunikasi, Joanico Sarmento Gomes, Sekretaris Kedua CEO Telkomcel Timor-Leste, Benedictus Ardiyanto Priyo serta jajaran pimpinan TELIN.
Reporter: Arminda Fonseca (Penerjemah: Cidalia Fátima)
Editor: Armandina Moniz




