DILI, 20 Oktober 2025 (TATOLI) – Institut Nasional Statistik Timor-Leste (INETL) memperingati Hari Statistik Sedunia tahun 2025 dengan tema “Quality Statistics and Data for Everyone” atau “Statistik Berkualitas dan Data untuk Semua”, yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Keuangan, Dili, Senin (20/10).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan Santina Cardoso, pejabat pemerintah, akademisi, serta mahasiswa dari berbagai universitas di ibu kota. Dalam kesempatan itu, INETL meluncurkan sejumlah laporan dan publikasi data ekonomi serta sosial nasional yang bertujuan memperluas akses publik terhadap informasi statistik terkini.
Ketua INETL, Elias dos Santos Ferreira, menyampaikan bahwa Hari Statistik Sedunia dirayakan setiap lima tahun sekali berdasarkan Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 69/282. Perayaan ini pertama kali digelar pada tahun 2010, kemudian pada 2015, 2020, dan kini 2025.
“Setiap peringatan memiliki tema yang berbeda, namun pesan utamanya tetap sama yaitu, pentingnya statistik berkualitas untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam perayaan tahun ini, INETL menyelenggarakan diseminasi laporan statistik nasional kepada mahasiswa di Dili. Elias juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya lembaganya untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya data dalam perencanaan kebijakan publik.
Ia menambahkan, sesuai arahan Menteri Keuangan, INETL juga akan menyebarluaskan hasil Sensus Penduduk dan Rumah Tangga 2022 hingga ke tingkat pos administratif dan suco di seluruh wilayah Timor-Leste.
“Karena kita mengambil data dari masyarakat, maka kita juga harus mengembalikannya kepada mereka agar mereka memahami kondisi sosial ekonomi dan dapat merencanakan masa depan dengan lebih baik,” tegasnya.
Ketua INETL juga menegaskan bahwa lembaganya terus memperkuat kerja sama dengan berbagai kementerian, universitas, dan lembaga internasional. INETL memiliki nota kesepahaman dengan beberapa universitas, termasuk UNTL (Universidade Nasional Timor Lorosa’e) dan UNPAZ (Universidade da Paz), serta memberikan pelatihan kepada staf lembaga pemerintah untuk menggunakan data administratif dan teknologi digital (CAPI/Android) dalam pengumpulan informasi statistik.
Selain itu, INETL juga berkolaborasi dengan badan-badan PBB dan organisasi masyarakat sipil dalam mengolah data tematik seperti kekerasan berbasis gender, pendidikan, kepemudaan, dan disabilitas.
Sementara itu, Menteri Keuangan, Santina Cardoso dalam pidatonya menegaskan bahwa statistik yang kredibel merupakan fondasi bagi pengambilan keputusan dan pembangunan nasional yang efektif.
“Statistik bukan sekadar angka, tetapi dasar yang kuat untuk kebijakan publik dan pembangunan berkelanjutan,” tutur Menteri Santina.
Ia juga mengapresiasi profesionalisme tim INETL yang telah membawa sistem statistik Timor-Leste menuju standar global melalui publikasi ekonomi, perdagangan, proyeksi populasi, dan analisis demografi dari Sensus 2022.
“Profesionalisme para ahli statistik kita telah menjadikan Timor-Leste bagian penting dari komunitas statistik dunia,” tambahnya.
Melalui tema “Quality Statistics and Data for Everyone”, perayaan tahun ini menegaskan komitmen Timor-Leste untuk meningkatkan literasi statistik nasional, memperluas akses data, dan mendorong budaya pengambilan keputusan berbasis bukti.
“Dengan statistik dan data berkualitas untuk semua, kita dapat membangun masa depan yang lebih sejahtera, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Timor,” papar Menteri Santina.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




