DILI, 24 September 2025 (TATOLI) – Menteri Kesehatan, Elia dos Reis Amaral, dan Sekretaris Negara urusan Kesetaraan (SEI), Elvina Sousa Carvalho, didampingi Perwakilan Tetap Timor-Leste untuk PBB, Duta Besar Dionisio Babo Soares, mewakili Timor-Leste menghadiri pembukaan Sidang Majelis Umum ke-80 PBB atau lebih dikenal dengan UNGA (The UN General Assembly).
Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dengan tema “Better together: 80 years and more for peace, development and human rights”, itu digelar di Markas Besar PBB di Manhattan, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/09).
Berdasarkan laman resmi Permanent Mission of Timor-Leste to the United Nations in New York yang diakses Tatoli, menyebutkan bahwa selama beberapa hari ke depan, dalam Sidang Majelis Umum ke-80 PBB, para Kepala Negara, Pemerintahan, dan para Menteri akan membahas isu-isu dunia dan mengeksplorasi solusi untuk tantangan global yang saling terkait guna memajukan perdamaian, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan.
Sementara, dalam laman Antaranews yang dikutip Tatoli, menyebutkan bhawa, sesi ke-80 pertemuan tingkat tinggi Sidang Majelis Umum PBB telah dimulai pada 20 hingga 26 September. Tema “Better together: 80 years and more for peace, development and human rights”, bertujuan untuk memperbaharui komitmen global terhadap multilateralisme, solidaritas, dan aksi bersama untuk masyarakat dan juga planet.

Kementerian Luar Negeri, pada 11 September lalu telah mencatat 145 dari total 193 negara anggota telah mengonfirmasi kehadiran pada Sidang Majelis Umum PBB. Secara rinci, 137 negara diwakili oleh kepala negara pemerintahan, lima wakil presiden dan 3 wakil perdana menteri.
Sementara, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berbicara pada sesi Debat Umum Tingkat Tinggi pada 23 September dengan nomor urut ketiga, setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva.
Sidang Majelis Umum PBB biasanya menghasilkan resolusi yang bukan bersifat mengikat secara hukum tetapi memiliki pengaruh moral yang kuat. Resolusi bersifat hukum jika berkaitan dengan hal-hal tertentu seperti pengakuan negara.
Dimana, dalam sesi Debat Umum para pemimpin dunia akan menyampaikan pernyataan yang menguraikan posisi dan prioritas mereka dalam konteks tantangan global yang kompleks dan saling terkait.
Di samping sesi Debat Umum, akan dilangsungkan juga pertemuan tingkat tinggi lainnya dengan beragam topik, mulai dari iklim, ekonomi berkelanjutan, hingga pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular.
TATOLI




