DILI, 15 September 2025 (TATOLI)– Pemerintah Timor-Leste, bekerja sama dengan Australia, memperkuat agenda desentralisasi melalui Seminar Nasional Desentralisasi bertajuk “Jalan Menuju Kekuasaan Lokal: Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah untuk Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan”.
Kegiatan ini digelar untuk mendekatkan layanan publik kepada warga, memperkuat tata kelola pemerintahan daerah, dan memberdayakan kotamadya dalam pembangunan inklusif.
Seminar ini juga menjadi momen serah terima peralatan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dari Australia kepada Kementerian Administrasi Negara. Peralatan ini akan mendukung peluncuran sistem informasi manajemen yang ditingkatkan melalui Programa Nasional Dezenvolvementu Suku (PNDS) serta persiapan kotamadya menghadapi penilaian kondisi minimum pada 2026.
Sementara itu, Menteri Administrasi Negara, Tomás do Rosário Cabral, menegaskan bahwa inisiatif ini memperkuat tata kelola pemerintahan yang demokratis, kepemimpinan kotamadya, dan partisipasi warga.
“Desentralisasi bukan sekadar kebijakan : Ini adalah komitmen untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyat, memberdayakan kotamadya, dan memastikan partisipasi warga yang inklusif,” ungkap Menteri Tomás di Delta Nova, Senin ini.
Ditempat yang sama Perwakilan Kedutaan Besar Australi, Edward Wilkinson menekankan dukungan negaranya terhadap proses desentralisasi Timor-Leste.
“Desentralisasi menawarkan jalur untuk memperkuat partisipasi, akuntabilitas, dan penyediaan layanan di tingkat lokal. Australia senang dapat membantu menyelenggarakan acara ini, serta akan terus mendukung perencanaan strategis, bantuan teknis, dan sistem data yang mendorong pengambilan keputusan berbasis bukti,” ujarnya.
Melalui seminar ini, Timor-Leste bersama mitra Australia menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola kotamadya, memberdayakan pemerintah lokal, dan membangun fondasi desentralisasi yang efektif di seluruh negeri.
Seminar nasional ini menghadirkan anggota pemerintah, parlemen, pemimpin kotamadya, masyarakat sipil, mitra pembangunan, dan komunitas diplomatik serta oleh Gastão Francisco de Sousa, Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis yang mewakili Perdana Menteri, Xanana Gusmão.
Para peserta meninjau kemajuan desentralisasi serta membahas persiapan penilaian kondisi minimum kotamadya pada 2026, yang akan menentukan kotamadya mana yang siap maju ke fase desentralisasi berikutnya dan mengarah pada pemilihan umum kotamadya pada 2027 sesuai Resolusi Pemerintah No. 6/2025.
Acara ini mencakup presentasi kebijakan utama, laporan kemajuan kotamadya, pembahasan fungsi-fungsi yang didelegasikan seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pekerjaan umum, serta diskusi panel dengan para pemangku kepentingan.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




