iklan

HEADLINE, IBADAH

Dubes Vatikan Mgr. Marcel : Iman Paus Fransiskus menjadi sumber harapan bagi generasi TL

Dubes Vatikan Mgr. Marcel : Iman Paus Fransiskus menjadi sumber harapan bagi generasi TL

Duta Besar Vatikan untuk Timor-Leste, Monsignor Marcel Smejkal mendampingi Uskup Agung Keuskupan Agung Metropolitan Dili, Kardinal Virgílio do Carmo da Silva, saat memimpin Misa syukur peringatan satu tahun kunjungan Paus Fransiskus ke Timor-Leste, di Tasitoli, Dili, Rabu (10/09/2025). Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 10 September 2025 (TATOLI) – Duta Besar Vatikan untuk Timor-Leste, Monsignor Marcel Smejkal menegaskan bahwa pesan dan iman yang dibawa Paus Fransiskus setahun lalu tetap menjadi sumber harapan bagi generasi muda Timor-Leste.

Hal ini disampaikan dalam pidato usai mendampingi Uskup Agung Keuskupan Agung Metropolitan Dili, Kardinal Virgílio do Carmo da Silva, memimpin Misa syukur peringatan satu tahun kunjungan Paus Fransiskus ke Timor-Leste, di Tasitolu, Dili, Rabu (10/09/2025).

“Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, di penghujung perayaan khidmat ini, pertama-tama saya ingin mengungkapkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah, yang telah memperkenankan kita menghidupkan kembali semangat iman dan sukacita rahmat Paus,” ujar Monsignor Marcel Smejkal di Tasi-tolu.

Monsignior menambahkan “Paus Fransiskus, yang berziarah di antara kalian setahun yang lalu. Momen ini tetap terukir dalam ingatan Gereja di Timor-Leste sebagai lembaran gemilang dalam sejarah iman, pengorbanan, dan pengharapan”.

Ia menekankan pentingnya kehadiran umat yang antusias dalam Misa syukur yang penuh semangat membuktikan betapa perjumpaan dengan penerus Petrus telah menandai dan memperkuat perjalanan gerejawi umat di Timor-Leste.

“Paus mengingatkan setahun yang lalu bahwa iman adalah anugerah yang harus dijaga, diwariskan, dan dibuahi. Semoga iman yang telah mencerahkan dan menopang kalian di masa lalu terus menginspirasi masa kini dan masa depan,” katanya.

Monsignor Marcel Smejkal juga menyoroti peran iman dalam kehidupan masyarakat Timor-Leste.

“Injil yang kalian terima dari para misionaris dan yang dimeteraikan dengan pengorbanan para martir harus terus menjadi terang bagi keluarga, ragi perdamaian dalam masyarakat, dan sumber harapan bagi generasi mendatang. Atas nama Paus Leo XIV, saya meyakinkan kalian akan kedekatan, kasih sayang, dan berkatnya,” paparnya.

Ia mengajak umat kristiani di Timor-Leste untuk mempercayakan masa depan kepada Santa Perawan Maria yang Tak Bernoda.

“Semoga ia (Santa Perawan Maria yang Tak Bernoda) menopang kalian dalam pencobaan, menghibur dalam kesulitan, dan membimbing dengan aman menuju Kristus, damai dan sukacita kita. Dengan perasaan ini, saya memperbarui ajakan untuk bertekun dalam iman dan menghayati kasih Allah dalam setiap tindakan sehari-hari. Terima kasih banyak,” katanya.

Kunjungan pastoral Paus Fransiskus ke Timor-Leste pada 09–11 September 2024 menjadi kenangan indah bagi Gereja Katolik, terlebih karena beberapa tujuh bulan berlalu, pada 21 April 2025, Paus Fransiskus berpulang atau wafat di Basilika Santa Maria Maggiore.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!