iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

WNI di Timor-Leste Rayakan HUT RI dengan Penuh Semangat dan Warna Nusantara  

WNI di Timor-Leste Rayakan HUT RI dengan Penuh Semangat dan Warna Nusantara   

Warga Negara Indonesia (WNI) di Timor-Leste Indonesia (KBRI) memperingati HUT Republik Indonesia ke-80 di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Minggu (17/08). Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 17 Agustus 2025 (TATOLI) — Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) di Timor-Leste memadati halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Minggu (17/08), untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Tahun ini, perayaan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Dari pukul 07.00 pagi, suasana KBRI Dili sudah dipenuhi oleh peserta yang datang dengan penuh antusias. Perayaan tahun ini berlangsung semarak dengan kehadiran WNI dari berbagai daerah Nusantara, termasuk pakaian adat Papua, Sumatra, Betawi, Bali, NTT, hingga batik khas Jawa turut dikenakan sehingga memancarkan semangat kebhinekaan.

KBRI juga memberikan hadiah tiket pulang-pergi Dili–Denpasar bagi peserta dengan busana terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat pelestarian budaya.

Upacara pengibaran bendera Merah Putih berlangsung khidmat, dipimpin Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang terdiri dari anak-anak muda diaspora Indonesia.

Semangat nasionalisme kian terasa saat Paduan Suara Nusantara, gabungan dari berbagai komunitas WNI di Dili, membawakan lagu-lagu daerah yang menggugah semangat dan menghangatkan suasana.

Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor-Leste, Okto Dorinus Manik, menyampaikan apresiasi kepada seluruh WNI yang hadir.

“Sobat-sobat, rekan-rekan kami bisa hadir dengan pakaian-pakaian Nusantara yang begitu indah. Tahun ini sepertinya lebih heboh, lebih seru, luar biasa. Jadi sekali lagi apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya buat semuanya. Kira-kiranya semangat kebersamaan, semangat gotong royong, semangat persatuan senantiasa bersama kita,” ujar Dubes Okto.

Lebih lanjut, Dubes Okto menegaskan bahwa tema HUT RI ke-80 selaras dengan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dua hari lalu, yang menekankan pentingnya mewujudkan kedaulatan energi dan pangan.

“Kedaulatan pangan, kita bisa lihat bersama tahun ini kita surplus 4 juta ton beras, dan ini pertama kali terjadi. Program pangan juga ada yang disebut dengan makanan bergizi gratis. Ini telah kita lakukan untuk 20 juta anak-anak dan ibu hamil. Ini bukan hanya untuk kegiatan sosial, tapi ini adalah mempersiapkan generasi Indonesia emas,” jelas Dubes.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Indonesia kini bergerak cepat melalui program hilirisasi industri dan penciptaan lapangan kerja, serta telah membentuk lembaga investasi dengan total nilai mencapai $1 triliun.

Ia menekankan pentingnya peran diaspora Indonesia, termasuk yang berada di Timor-Leste, untuk mendukung visi pembangunan nasional.

Dalam konteks hubungan bilateral, Indonesia terus memperkuat kemitraan dengan Timor-Leste, terutama menjelang keanggotaan penuh negara tersebut di ASEAN pada bulan Oktober mendatang.

Salah satu WNI, Maria Panjaitan, yang mengenakan pakaian adat Papua, menyampaikan rasa haru dan kebanggaannya mengikuti perayaan ini.

“Saya merasa sangat aman tinggal di Timor-Leste, dan saya berharap kerja sama kedua negara semakin erat. Saya berharap Papua terus dirangkul sebagai bagian dari keluarga besar NKRI,” ujarnya.

Sore nanti, pukul 17:00 waktu setempat, akan digelar Upacara Penurunan Bendera di lokasi yang sama. Acara kemudian akan dilanjutkan dengan pengumuman dan pembagian hadiah perlombaan 17-an yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh panitia.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor : Armandina Moniz

 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!