iklan

EKONOMI, HEADLINE

Luncurkan YECAP, UNDP dan Jepang dukung pemuda Timor-Leste dalam transisi energi

Luncurkan YECAP, UNDP dan Jepang dukung pemuda Timor-Leste dalam transisi energi

Pemerintah Jepang di Timor-Leste dan UNDP bersama para mitra menyelenggarakan seminar " Bootcamp Kewirausahaan dan Energi Terbarukan” di Hotel Novo Turismo, Dili, Selasa (12/08). Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 12 Agustus 2025 (TATOLI) – Program Youth Empowerment in Climate Action Platform (YECAP) resmi diluncurkan di Timor-Leste melalui kegiatan Bootcamp Kewirausahaan dan Energi Terbarukan yang diselenggarakan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), bekerja sama dengan Pemerintah Jepang dan mitra internasional lainnya.

Bootcamp tersebut dilaksanakan dari tanggal 12 hingga 15 Agustus 2025, bertempat di Hotel Novo Turismo, Dili, dan diikuti oleh puluhan pemuda dari berbagai sektor. Kegiatan ini bertujuan membekali pemuda dengan keterampilan, pengetahuan, dan akses jaringan untuk mendorong partisipasi mereka dalam transisi energi dan kewirausahaan berbasis iklim.

Perwakilan UNDP di Timor-Leste, Katyna Argueta, dalam sambutannya pada acara pembukaan menyampaikan bahwa krisis iklim adalah kenyataan yang sudah dirasakan secara global, termasuk oleh masyarakat Timor-Leste.

“Kita hidup di masa ketika perubahan iklim bukan ancaman masa depan, tapi kenyataan hari ini, dari banjir, kekeringan, hingga kerawanan pangan. Namun di tengah tantangan ini, kaum muda adalah harapan dan penggerak perubahan,” ujar Katyna dalam pidatonya, selasa ini.

Katyna menjelaskan bahwa Bootcamp ini bukan hanya sebuah pelatihan teknis, tetapi merupakan bagian dari gerakan kolektif untuk memperkuat kepemimpinan pemuda dalam bidang energi bersih.

Program ini akan membekali peserta dengan Pengetahuan dan keterampilan tentang energi terbarukan dan tantangan iklim, Dukungan bagi startup dan proyek pemuda di bidang energi hijau, Akses ke jaringan penggerak perubahan regional dan global, serta Kemampuan untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan dan kebijakan iklim.

Katyna juga menyampaikan bahwa melalui proyek Transformasi Hijau Pasifik, yang didanai oleh Pemerintah Jepang, UNDP telah mendukung instalasi sistem tenaga surya di rumah tangga, sekolah, dan fasilitas kesehatan di berbagai wilayah. Langkah ini membuka peluang besar bagi kaum muda dalam menciptakan lapangan kerja hijau dan membangun usaha berkelanjutan.

Peluncuran YECAP menandai komitmen baru UNDP, Pemerintah Jepang, dan mitra pembangunan lainnya dalam memperkuat kapasitas pemuda Timor-Leste untuk menjadi pemimpin masa depan dalam transisi energi.

“Krisis iklim adalah tantangan kita bersama. Namun, inovasi yang dipimpin oleh kaum muda adalah peluang kita. Dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menjadi kekuatan pengubah masa depan, bukan nanti, tapi mulai dari sekarang,” ucap Katyna.

Sementara itu, Penasehat dari Sekretaris Negara urusan Listrik dan Sanitasi, Marito Ferreira, dalam pernyataannya mengatakan bahwa pelatihan ini sangat penting dalam konteks kebijakan nasional transisi energi.

“Transisi dari energi fosil ke energi terbarukan sudah menjadi prioritas nasional. Pelatihan ini membuka peluang bagi pemuda untuk terlibat dalam pembangunan sektor ini secara langsung,” jelas Marito.

Ia menambahkan bahwa instalasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang sedang dilakukan di beberapa juga berkontribusi mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional, yang selama ini rentan terhadap gangguan pasokan.

Dukungan kuat juga datang dari Pemerintah Jepang. Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jepang di Timor-Leste, Yuki Sakai, menyampaikan bahwa partisipasi Jepang dalam program ini mencerminkan komitmen jangka panjang terhadap pembangunan berkelanjutan Timor-Leste.

“Kami percaya bahwa ide-ide inovatif dari generasi muda sangat penting untuk membentuk masa depan negara ini. Bootcamp ini memberi Anda kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam sektor energi bersih,” tegas Yuki.

Platform YECAP merupakan inisiatif regional yang diluncurkan oleh UNDP Asia dan Pasifik, bekerja sama dengan UNFCCC RCC Asia dan Pasifik, UNICEF Asia Timur dan Pasifik, UNICEF Asia Selatan, British Council, YOUNGO, Program Movers, dan 2030 Youth Force. Tujuannya adalah menyediakan ruang dan dukungan nyata bagi pemuda untuk terlibat dalam advokasi iklim, inisiatif kewirausahaan hijau, dan kebijakan berkelanjutan.

Di Timor-Leste, kehadiran YECAP diharapkan memperluas ruang gerak pemuda dalam mendorong solusi lokal terhadap krisis iklim global. Para peserta Bootcamp akan didampingi untuk mengembangkan ide bisnis dan proyek komunitas berbasis energi terbarukan yang dapat berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Program ini akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan dengan pendampingan, akses hibah, dan jejaring bagi pemuda yang memiliki ide dan komitmen untuk membangun masa depan energi yang bersih, adil, dan berkelanjutan di Timor-Leste. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!