DILI, 29 Juli 2025 (TATOLI) – Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian, José Ramos Horta, secara resmi melantik dua Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Timor-Leste untuk Kerajaan Belgia dan Republik Demokratik Rakyat Laos.
Dalam sebuah upacara kenegaraan yang digelar di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Selasa (29/07), Maria de Lurdes Bessa dilantik sebagai Duta Besar untuk Belgia, menggantikan Jorge Camões. Ia merupakan diplomat berpengalaman yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar untuk Swiss (2021–2024), Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (2017–2018), serta Anggota Parlemen (2012–2017).
Ia juga pernah bertugas di UNTAET dan Kedutaan Besar AS di Dili. Atas pengabdiannya, ia dianugerahi Collar of the Order of Timor-Leste pada 2024.
Sementara itu, João Freitas de Câmara resmi menjadi Duta Besar untuk Laos, menggantikan Filomeno da Cruz. Sebelumnya, Ia telah menjabat sebagai Duta Besar untuk Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar, serta menjadi Wakil Tetap untuk UNESCAP.
Di lingkungan Kementerian Luar Negeri, Ia pernah menduduki posisi strategis, termasuk Direktur Jenderal untuk Asia-Pasifik dan Sekretaris Jenderal. Saat ini, ia juga masih menjabat sebagai Kepala Protokol Negara.
Presiden Horta menegaskan pentingnya peran diplomasi dalam membangun hubungan bilateral dan kerja sama multilateral.
“Misi diplomatik Timor-Leste sangat penting dalam membina kemitraan internasional. Saya yakin Duta Besar Bessa dan Duta Besar Câmara akan memperkuat hubungan kita dengan Belgia dan Laos, serta menjunjung tinggi nilai-nilai bangsa kita,” ujarnya.
Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama, Bendito Freitas, turut menyampaikan bahwa pengangkatan duta besar ini adalah bagian dari strategi nasional dalam memperkuat diplomasi dan posisi Timor-Leste di dunia.
“Sebagai negara kecil, suara Timor-Leste harus tetap didengar secara global, baik dalam kerja sama bilateral maupun multilateral,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, João Câmara juga menyatakan akan melanjutkan program kerja sama ekonomi yang telah dirintis pendahulunya.
“Kami akan memastikan implementasi perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Lourdes Bessa menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama bilateral dengan Belgia dan multilateral dengan Uni Eropa. Fokus utamanya termasuk menarik investasi internasional, pembangunan pedesaan, dan penanganan perubahan iklim.
“Kami akan melanjutkan dan memperluas program yang telah dimulai, sesuai dengan prioritas nasional,” ujarnya.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




