DILI, 22 Juli 2025 (TATOLI)— Pemerintah Australia, bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Tradelnvest dan CCI – TL (Kamar Dagang dan Industri Timor-Leste) akan menyelenggarakan Konferensi Ekonomi dan Bisnis, pada 07 – 08 Agustus 2025 di Pusat Konvensi Dili (CCD).
Melalui siaran pers yang diakses Tatoli, menyebutkan Konferensi tersebut digelar dengan tujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan bisnis antara kedua negara, mempertemukan para pemimpin bisnis, investor, dan pembuat kebijakan untuk membina kemitraan dan menjajaki peluang bisnis di sektor pertanian, pariwisata, teknologi informasi, dan sumber daya mineral.
Konferensi ini digelar terdiri dari dua sesi tematik yaitu, sesi pertama akan didedikasikan untuk bidang pariwisata dan pertanian, sementara sesi kedua akan berfokus pada industri manufaktur dan sumber daya mineral. Acara tersebut direncanakan akan ditutup dengan pertemuan Panel Tingkat Tinggi tentang proses aksesi Timor – Leste ke ASEAN.
Pembicara yang telah dikonfirmasi termasuk tokoh-tokoh terkemuka dari kawasan ini, seperti Utusan Khusus Australia untuk Asia Tenggara, Nicholas Moore, dan Pejuang Bisnis Australia untuk Timor-Leste, Shane Walden.
“Intervensi mereka akan berkontribusi pada perdebatan seputar kerja sama ekonomi dan pembangunan berkelanjutan antara kedua negara, menyoroti pentingnya pertemuan ini sebagai platform untuk dialog dan membangun kemitraan di masa depan,” tulis siaran pers itu.
Dokumen tersebut juga menyatakan bahwa selama dua hari, para peserta akan berkesempatan memperdalam pengetahuan mereka tentang lingkungan bisnis di Timor-Leste dan Australia, membangun jaringan antar perusahaan, dan mengidentifikasi peluang investasi konkret.
Acara ini juga bertujuan untuk mendukung agenda reformasi ekonomi yang dipimpin oleh sektor swasta. Konferensi tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 300 pemimpin bisnis dari kedua negara. Acara tersebut akan menampilkan pameran. Di mana 40 perusahaan akan memamerkan produk dan layanan mereka dalam pameran tersebut.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




