iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Menteri Elia : Dukungan Jepang tingkatkan fasilitas HNGV membantu layanan kesehatan

Menteri Elia : Dukungan Jepang tingkatkan fasilitas HNGV membantu layanan kesehatan

Menteri Kesehatan, Elia dos Reis Amaral. Foto Tatoli/Egas Cristovão

DILI, 02 Juli 2025 (TATOLI)— Proyek hibah dana dari Pemerintah Jepang untuk pembangunan meningkatkan fasilitas baru di HNGV (Rumah Sakit Nasional Guido Valadares) senilai $20 juta kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sangat membantu layanan kesehatan di Timor-Leste.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jepang yang telah memberikan dukungan dana sebesar $20 juta kepada Pemerintah Timor Leste untuk membangun gedung baru di Rumah Sakit Bersalin baru di Rumah Sakit Nasional. Karena kita sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan dari JICA yang ditetapkan oleh Pemerintah Jepang,” kata Menteri Kesehatan, Elia dos Reis Amaral, kepada wartawan usai  pertemuan Dewan Menteri di kantor Pemerintah, Dili, Rabu ini.

Dikatakan, dukungan yang diberikan oleh masyakarat dan pemerintah Jepang  kepada Timor-Leste  untuk  pembangunan gedung baru di rumah sakit, sangatlah membantu negara ini. “Karena, dengan dukungan itu,  artinya rumah sakit anak yang sudah ada akan memiliki jalur penghubung ke rumah sakit bersalin,” kata Menteri Elia.

Sebelumnya, kontrak untuk layanan konstruksi melalui proyek JICA untuk meningkatkan Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV) telah ditandatangani oleh Kementerian Kesehatan dan Perusahaan Wakachiku Construction Co., Ltd pada 27 Juni 2025 di Tokyo, Jepang.

Dimana, waktu itu Perwakilan Menteri Kesehatan, Direktur Jenderal Layanan Koperasi Valentino Lisboa Marçal menandatangani kontrak, yang disaksikan oleh Konselor, Kedutaan Besar Timor-Leste di Jepang, Celio Moniz Da Silva, dan Direktur Jenderal Unit Manajemen Proyek Kesehatan di Kementerian Kesehatan Maria Moniz Barreto.

Bangunan baru tersebut akan terhubung dengan bangunan Pediatrik dan ICCU baru yang saat ini sedang dibangun oleh Kementerian Kesehatan, untuk lebih meningkatkan efisiensi dan keselamatan pasien gawat darurat.

Sebelumnya, proyek ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Hibah yang ditandatangani pada 20 Agustus 2024 antara Menteri Keuangan Timor-Leste dan Kepala Perwakilan JICA, dengan total bantuan senilai 3,093 miliar yen atau sekitar $20 juta.

Gedung baru yang akan dibangun terdiri atas empat lantai dan mencakup berbagai fasilitas penting seperti ruang rawat jalan, ruang operasi, Departemen Obstetri dan Ginekologi, ruang bersalin, serta Departemen Pasokan Steril Sentral (CSSD).

Proyek ini juga akan dilengkapi dengan peralatan medis modern untuk mendukung layanan kesehatan yang lebih efisien dan aman.

Peletakan batu pertama proyek pembangunan gedung baru HNGV direncanakan akan dilakukan pada Agustus 2025, dengan target penyelesaian pada April 2027. Proyek ini diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan sistem pelayanan kesehatan di Timor-Leste, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak.

Tujuan dari Proyek tersebut untuk memperkuat kapasitas pemberian layanan dan meningkatkan kualitas layanan medis Rumah Sakit Nasional Guido Valadares, yang merupakan satu-satunya rumah sakit tingkat tersier di negara ini, dengan membangun fasilitas dan menyediakan peralatan medis terkait. Dengan demikian bisa lebih memberikan kontribusi pada peningkatan sistem kesehatan di Timor-Leste.

Perlu diketahui, Perjanjian dukungan dana diberikan melalui penandatangana kesepakatan yang dilakukan antara  Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, Bendito Freitas, dan Wakil Menteri Parlemen urusan Luar Negeri Jepang, KOMURA Masahiro di Aula Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEC), Pantai Kelapa Dili, pada Agustus 2024 lalu.

Dimana, saat penandatangan itu Menteri Bendito Freitas menilai perjanjian penandatangan antara Pemerintah Jepang dan Timor-Leste merupakan tonggak penting dalam mempererat hubungan kedua negara.

“Hal ini mencerminkan bantuan yang sangat penting dan bersejarah, karena Timor-Leste dalam tahap pembangunan sangat membutuhkan dukungan di bidang kesehatan. Karena itu, dengan dukungan Pemerintah Jepang, akan berkontribusi pada pembangunan infrastruktur kita di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares,” kata Menteri Bendito Freitas.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!