DILI, 02 Juli 2025 (TATOLI)— Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian, Jose Ramos Horta menganugerahi penghargaan ‘Colar Ordem Timor – Leste’ kepada Duta Besar Duta Besar Uni Eropa untuk Timor-Leste, Marc Friedrich, dan Duta Besar Portugal untuk Timor-Leste, Maria Manuela Freitas Bairos.
Pemberian penghargaan dianugehi oleh Presiden Republik, Jose Ramos Horta di Istana Negara, Bairro Pite, Dili, Rabu (02/06). Pemberian penghargaan dilakukan sebagai pengakuan atas pengabdian diplomatik Marc Friedrich dan Maria Manuela Freitas Bairos yang luar biasa selama menjabat sebagai Dubes Uni Eropa dan Dubes Portugal di Timor – Leste.
Presiden Republik menganugerahi ‘Colar Ordem Timor – Leste’ yang bergengsi kepada perwakilan diplomatik di Timor-Leste yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pembangunan negara dan hubungan internasional selama menjabat sebagai Dubes di negara ini.
Dalam acara penganugerahan, Presiden Horta menekankan pentingnya hubungan diplomatik dalam mempromosikan persahabatan antarbangsa, yang menjadi landasan bagi perdamaian, stabilitas nasional, dan pembangunan di Timor-Leste.
“Duta Besar Friedrich dan Duta Besar Bairos telah menjadi mitra sejati dalam perjalanan bangsa kita menuju kemakmuran dan pengakuan internasional,” kata Presiden Horta dalam pidatonya di Istana Presiden Dili.
Kepala Negara menilai bahwa kedua Dubes telah mencontohkan standar tertinggi layanan diplomatik dan kerja sama internasional.
“Komitmen mereka yang teguh untuk memperkuat hubungan bilateral dan dedikasi mereka yang tulus untuk kesejahteraan rakyat Timor-Leste mencontohkan semangat kerja sama internasional yang penting bagi pembangunan berkelanjutan kita sebagai negara demokrasi muda,” ujarnya.
Duta Besar Marc Friedrich mendapatkan penghargaan atas peran pentingnya dalam memperkuat hubungan antara Uni Eropa (UE) dan Timor-Leste sejak memangku jabatannya pada September 2022.
Selama masa jabatannya, Duta Besar Friedrich telah berfokus secara ekstensif untuk mendukung aksesi Timor-Leste ke Organisasi Perdagangan Dunia, ASEAN, dan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Sementara UE-Pasifik. Kepemimpinannya telah berperan penting dalam memperluas dukungan UE untuk meningkatkan gizi dan ketahanan pangan sekaligus membantu mendiversifikasi ekonomi negara tersebut.
Di bawah bimbingan Duta Besar Friedrich, Uni Eropa telah memberikan kontribusi substansial terhadap desentralisasi, reformasi peradilan, dan pengelolaan keuangan publik. Ia juga memprioritaskan dialog rutin dengan masyarakat sipil dan berupaya memperkuat kerja sama UE-Timor-Leste di forum multilateral untuk mempromosikan nilai-nilai dan kepentingan bersama, khususnya di bidang kesetaraan gender, inklusi, dan keberagaman.
Sebelum bertugas di Timor-Leste, Duta Besar Friedrich bertugas di berbagai pos diplomatik di Nigeria dan Venezuela, memainkan peran penting dalam respons krisis UE, pencegahan konflik, dan upaya pembangunan perdamaian. Setelah menyelesaikan mandatnya di Timor-Leste, Duta Besar Fiedrich akan menduduki jabatan baru pada bulan Agustus 2025, sebagai Kuasa Usaha Uni Eropa untuk Myanmar.
Sementara, Duta Besar Maria Manuela Freitas Bairos menerima penghargaan ini atas pengabdiannya yang berdedikasi sebagai Duta Besar Portugal untuk Timor-Leste sejak Maret 2022.
Dengan lebih dari tiga dekade pengabdian diplomatik yang terhormat. Karier diplomatiknya yang luas, yang dimulai pada tahun 1987, telah menjangkau berbagai benua dan mencakup berbagai jabatan penting sebagai Konsul Jenderal di Boston dan New York, serta Duta Besar untuk Siprus dengan akreditasi bersamaan untuk Lebanon.
Duta Besar Bairos secara khusus terlibat dalam kerja sama Portugal dengan Timor-Leste sejak krisis kemanusiaan tahun 1999. Setelah mendapat penghargaan “Ordem Merito’, Dubes juga telah menunjukkan keahlian khusus dalam urusan Eropa, komunitas Portugis di luar negeri, dan kerja sama Lusophone, yang membuatnya memiliki kualifikasi unik untuk memperkuat hubungan bersejarah antara Portugal dan Timor-Leste.
Timor-Leste dan Portugal memiliki ikatan sejarah yang mendalam sejak Timor-Leste menjadi koloni Portugis hingga merdeka pada tahun 1975. Kedua negara terus memelihara hubungan yang kuat, dengan Portugal memberikan bantuan pembangunan kepada Timor-Leste di berbagai bidang seperti pendidikan, perawatan kesehatan, infrastruktur, dan pengembangan kapasitas administrasi publik.
Sebagai anggota Komunitas Negara-negara Berbahasa Portugis (CPLP), Portugal dan Timor-Leste memiliki platform untuk kerja sama bilateral dan pertukaran budaya. Hubungan budaya, bahasa, dan sejarah mereka yang sama telah memfasilitasi hubungan diplomatik dan kerja sama di berbagai bidang.
Perlu diketahui bahwa, penghargaan medali ‘Colar Ordem de Timor-Leste’ merupakan penghargaan tertinggi negara ini, dianugerahkan sebagai pengakuan atas kontribusi kedua Dubes yang luar biasa dalam memperkuat hubungan diplomatik melalui prestasi profesional, komitmen sosial, atau tindakan layanan yang luar biasa selama di Timor-Leste.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




