iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

CNJC – TL bentuk Tim Sinode untuk persiapan kunjungan Salib Orang Muda Katolik Sedunia

CNJC – TL bentuk Tim Sinode untuk persiapan kunjungan Salib Orang Muda Katolik Sedunia

Salib Orang Muda Katolik Sedunia diserahkan dari Portugis kepada Korea Selatan, pada November 2024. Foto Media Vatikan

DILI, 30 Juni 2025 (TATOLI) – Konferensi Episkopal Timor (CET) melalui Komisi Nasional Pemuda Katolik Timor-Leste (CNJC-TL) membentuk tim  sinode yang terdiri dari pemuda dari Keuskupan Dili, Baucau, dan Maliana untuk mempersiapkan penerimaan kunjungan Salib Orang Muda Katolik Sedunia ke Timor-Leste.

Ketua Eksekutif CNJC-TL, Pastor Francisco Indra do Nascimento Teyseran, mengatakan tahun ini merupakan tahun rahmat bagi Gereja Timor-Leste, khususnya bagi pemuda Katolik, karena Gereja akan menerima kunjungan Salib Orang Muda Katolik Sedunia dengan tema “Beranilah, Aku telah menaklukkan dunia.”

Pastor Indra mengatakan CNJC-TL merupakan lembaga resmi di bawah CET yang bertanggung jawab atas urusan pastoral pemuda Katolik di Gereja Timor-Leste. Tema tahun 2025 adalah Tahun Yubelium Biasa, dan Bapa Suci Fransiskus menetapkannya sebagai Tahun Yubelium Harapan dengan semboyan “Spes Non Confundit” atau “Harapan yang tidak mengecewakan.”

“Oleh karena itu, Konferensi Waligereja Timor-Leste mempercayakan CNJC-TL sebagai penanggung jawab tertinggi atas kunjungan Salib Kaum Muda Internasional di Gereja Timor-Leste,” kata Ketua Eksekutif CNJC-TL kepada wartawan di Aula Gereja Keuskupan Agung Bidau Lecidere, senin ini.

Pastor Indra mengatakan CNJC-TL mengorganisasi diri untuk membentuk tim kerja yang disebut Tim Sinode 76 dan melibatkan kaum muda dari Komisi Keuskupan, gerakan pemuda Katolik, dan mahasiswa untuk mempersiapkan acara tersebut.

“Selain itu, tahun ini Gereja Timor-Leste akan merayakan Hari Raya Iman Orang Muda yang disebut Hari Orang Muda Katolik Nasional (JNJ) dengan ikon Salib Orang Muda, yang akan diselenggarakan di Keuskupan Maliana, Paroki Bobonaro, dengan tema ‘Ha’u Hamrok’ atau ‘Saya Haus’,”  jelas Pastor tersebut.

Hari Orang Muda Katolik Nasional ini dimulai sejak tahun 2018 dan telah diselenggarakan untuk keenam kalinya, karena sebelumnya Salib Orang Muda telah mengunjungi tempat-tempat seperti Letefoho, Laleia, Dare, Iliomar, Lolotoe, dan saat ini berada di Bobonaro.

Salib Orang Muda Katolik Sedunia adalah simbol utama dari Hari Pemuda Sedunia (WYD), yang diperkenalkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1985 sebagai tanda kasih Kristus bagi kaum muda. Paus Yohanes Paulus II menyerahkan salib ini secara langsung kepada kaum muda, menugaskan mereka untuk membawanya ke seluruh dunia sebagai sarana evangelisasi dan persiapan menjelang perayaan WYD.

Sejak saat itu, salib ini berkeliling dunia sebagai bagian dari perjalanan rohani, menyatukan kaum muda dari berbagai bangsa dalam doa, refleksi, dan persiapan spiritual menuju WYD. Paus-paus berikutnya, Benediktus XVI dan Fransiskus meneruskan tradisi ini, dengan menekankan bahwa WYD bukan sekadar perayaan massal, tetapi sebuah panggilan untuk mengalami pertobatan dan misi Kristiani yang lebih dalam.

Paus Fransiskus secara khusus menekankan pentingnya peran orang muda dalam Gereja, menyebut mereka sebagai masa kini dan masa depan Gereja. Ia juga memindahkan perayaan WYD tingkat keuskupan dari Minggu Palma ke Hari Raya Kristus Raja, untuk lebih menekankan peran Kristus sebagai Raja semesta alam dalam kehidupan kaum muda.

Salib Orang Muda Katolik menjadi pusat dalam seluruh rangkaian WYD, hadir dalam setiap perjalanan dan perayaan sebagai simbol iman, harapan, dan persatuan umat muda Katolik sedunia, serta sebagai warisan spiritual yang terus dikawal oleh para Paus.

Salib Orang Muda Katolik Sedunia berdasarkan agenda akan datang dari Korea Selatan. Salib Orang Muda Katolik Sedunia akan berada di Timor-Leste pada 23 hingga 30 Agustus 2025.

Reporter   : Alexandra da Costa (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor        : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!