DILI, 20 Juni 2025 (TATOLI) – Kapal pesiar Paspaley Pearl Majuro asal Australia dengan membawa 18 turis dari berbagai negara, Jumat ini bersandar di Pelabuhan Dili, Timor-Leste. Tujuan dari para turis tersebut untuk melihat langsung tempat-tempat wisata di negara ini.
“Kapal pesiar itu tiba kemarin (Kamis, 19/06) sore pukul 17.00 WTL di wilayah Timor-Leste dan bersandar di pelabuhan Dili, hari ini. Para wisatawan tersebut sebanyak 18 orang berasal dari Filipina, Bulgaria, Rumania, Uruguay, dan Ukraina,” kata Kepala Biro perjalanan ANL Timor, Emigio Teves, pada wartawan di Pelabuhan Dili.
Ia mengatakan, mereka selama berada di Timor-Leste akan mengunjungi pulau Atauro, dan berencana ke Jaco. Mereka akan tinggal di Timor-Leste selama sebulan.
Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Pariwisata, Antoni da Silva mengatakan para wisatawan tersebut akan mengunjungi tempat-tempat wisata di Timor-Leste dan tinggal di sini selama 32 hari.
“Wisatawan ingin menjelajahi destinasi wisata kita, perjalanan ini dikelola oleh biro perjalanan,” ujarnya Antonio da Silva.
Ia menilai, kunjungan wisatawan memberikan pendapatan bagi Negara. Karena, para wisatawan tersebut akan mengunjungi tempat wisata di Timor-Leste. Misalnya di Dili mereka akan mengunjungi Museum Perlawanan (AMRTL – Arquivo & Museu da Resistência Timorense), Pemakaman Umum Santa Cruz, Pasar Tais, Cristo Rei dan tempat wisata lainnya.
Perlu diketahui, Paspaley Pearl adalah kapal pesiar ekspedisi mewah yang dibangun untuk Paspaley Group, sebuah perusahaan mutiara Australia, dan mengoperasikan pelayaran mewah di Kimberley dan wilayah lain di Australia dan Asia Tenggara.
Kapal ini dibangun oleh VARD (perusahaan Fincantieri) dan diluncurkan pada bulan Oktober 2021, dengan perbaikan pada tahun 2024 untuk meningkatkan kenyamanan dan performa. Paspaley Pearl menawarkan pengalaman superyacht yang intim untuk hingga 30 tamu dan 22 awak, dengan fokus pada eksplorasi dan keberlanjutan.
Kapal Paspaley Pearl dirancang untuk menawarkan pengalaman pelayaran dan eksplorasi mewah dengan fokus pada keberlanjutan dan kenyamanan.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




