DILI, 18 Juni 2025 (TATOLI)– Duta Besar Timor-Leste untuk Jepang, Ilídio Ximenes da Costa, mengungkapkan adanya peluang kerjasama yang menjanjikan di sektor layanan kesehatan antara Timor-Leste dan NTT Medical Center Tokyo.
Hal ini disampaikan Dubes Ilídio pada TATOLI secara daring terkait pertemuan resmi yang digelar di Kedutaan Besar Timor-Leste di Tokyo pada 16 Juni 2025 dengan Kepala Departemen Layanan Pasien Internasional sekaligus Juru Bahasa Medis di NTT Medical Center Tokyo, Marika Rumph, didampingi Dr. Sasae. Dalam pertemuan itu, Dubes Ilidio didampingi Konselor Celio Moniz.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak bertukar informasi seputar sistem layanan medis dan kemungkinan kerja sama teknis antara rumah sakit tersebut dan institusi kesehatan di Timor-Leste.
“Mereka telah bekerja sama dengan rumah sakit di Malaysia, Singapura, Indonesia, Filipina, dan negara-negara lain yang menyediakan bantuan teknis spesialis untuk perawatan dan pembedahan serta pelatihan medis dan lain-lain. Mereka juga siap berdiskusi lebih rinci dengan tim teknis dari Kementerian Kesehatan Timor Leste jika kita menanggapi,” ujar Dubes Ilídio kepada TATOLI.
NTT Medical Center Tokyo merupakan rumah sakit swasta ternama di Jepang yang berlokasi di Gotanda, Shinagawa, Tokyo. Rumah sakit ini telah mengembangkan kemitraan medis dengan berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Filipina.
Dengan akreditasi internasional seperti Joint Commission International (JCI) dan Japan Medical Service Accreditation for International Patients (JMIP), rumah sakit ini menawarkan layanan medis berkualitas tinggi, termasuk dalam bidang kardiologi, bedah saraf, spesialis onkologi, dan perawatan paliatif.
Dalam kunjungan tersebut, pihak NTT Medical Center Tokyo menyatakan kesediaan untuk berdiskusi lebih lanjut dengan tim teknis dari Kementerian Kesehatan Timor-Leste.
“Pada Juni 2024, saya juga telah mendiskusikan hal ini dengan Wakil Menteri Kesehatan Bidang Operasional Rumah Sakit, Flavio Brandão Araujo, dan Dr. Avelino Guterres Correia. Kami menekankan pentingnya menjalin kemitraan dengan rumah sakit yang memiliki spesialis dalam penyakit jantung, kanker payudara, dan lainnya. Tujuannya agar pemerintah dapat membuat kontrak layanan atau menghadirkan para spesialis tersebut ke Timor-Leste,” jelas Dubes Ilídio.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemerintah juga dapat mengupayakan dukungan dari JICA maupun menggunakan anggaran nasional untuk pengadaan peralatan medis yang dibutuhkan rumah sakit-rumah sakit di Timor-Leste.
“Dengan ini juga bisa membawa spesialis luar negeri ke Timor-Leste dan para pasien tidak perlu ke luar negeri,” ujarnya.
NTT Medical Center Tokyo telah menangani lebih dari 12.200 pasien internasional sepanjang tahun 2024. Rumah sakit ini menyediakan layanan lengkap, baik rawat jalan maupun rawat inap, dengan fasilitas berbahasa Inggris yang tersedia 24 jam. Mereka juga memiliki bangsal khusus dan kamar pribadi dengan pemandangan kota Tokyo yang dirancang untuk kenyamanan pasien internasional.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




