DILI, 10 Juni 2025 (TATOLI)—Pemerintah Timor Leste melalui Menteri Perdagangan dan Industri (MCI), Filipus Nino Pereira, mengatakan pihaknya bersama jajaran kementerian terkait berupaya untuk melengkapi persyaratan menjelang aksesi penuh Timor-Leste ke ASEAN (Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara) pada bulan Oktober mendatang.
“Persiapan kita, saya kira selama ini dalam konsultasi, dan kita melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEC), terus sedang berupaya dan juga banyak sekali upaya dari jajaran Kementerian terkait untuk melengkapi persyaratannya jelang aksesi penuh ke ASEAN,” kata Menteri Nino Pereira kepada wartawan di Hotel Timor, Dili, selasa ini.
Dikatakan, dokumen atau perjanjian tersebut sangat penting untuk dipersiapkan dan juga sebagai sarana komitmen yang harus ditunjukkan agar memudahkan persiapan sebagai anggota penuh ASEAN pada Oktober mendatang.
Berita terkait : Bergabung jadi anggota penuh ASEAN, Horta : TL akan dapat banyak manfaat
“Proses ini, kita sudah menyelesaikan 66 dokumen, termasuk aspek ekonomi sosial budaya, dan juga beberapa hal yang terkait dengan infrastruktur. Bukan berarti hal-hal ini tidak 100% masuk, tapi secara bertahap dan itu perlu dilihat. Karena, berdasarkan negosiasi dengan negara-negara di ASEAN, kita untuk memenuhi 100% dalam prosesnya,” katanya.
Dijelaskan, negosiasi harus dilakukan bersama di meja perundingan untuk membicarakan kepentingan tersebut. “Saya kira Kementerian Luar Negeri yang memimpin, jadi semua kementerian terkait harus berperan aktif. Saya kira pesan dari Perdana Menteri sudah sangat jelas, keinginan kita untuk bergabung dalam integrasi ekonomi ASEAN juga merupakan bagian penting dari dunia global,” pungkasnya.
Perlu diingat, Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato’ Seri Anwar Ibrahim, dalam pengumuman bersejarah pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, secara resmi menyatakan bahwa Timor-Leste akan menjadi anggota penuh ASEAN pada KTT ke-47 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025, di Kuala Lumpur.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




