iklan

POLITIK, HEADLINE

Dilantik jadi Dubes TL di Kamboja, Marcos : Akan perkuat hubungan kerjasama

Dilantik jadi Dubes TL di Kamboja, Marcos : Akan perkuat hubungan kerjasama

Presiden Republik, Jose Ramos Horta melantik Marcos dos Reis da Costa sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Demokratik Timor-Leste untuk Kerajaan Kamboja, senin (09/06) di Istana Negara, Bairro Pite, Dili. Foto Media Kepresidenan

DILI, 09 Juni 2025 (TATOLI)— Presiden  Republik, Jose Ramos Horta melantik  Marcos dos Reis da Costa sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Demokratik Timor-Leste untuk Kerajaan Kamboja. Dalam acara pelantikan itu Dubes Marcos mengatakan akan memperkuat hubungan kerjasama antara kedua negara.

Acara pelantikan Dubes Marcos diadakan di Istana Kepresidenan, Nicolau Lobato, Dili, senin (09/06).

Usai acara pelantikan, Dubes Marcos dos Reis da Costa mengatakan bahwa, dirinya akan memperkuat hubungan kerjasama antara TL dan Kamboja yang telah terjalin dan mengutamakan kerjasama di sektor digitalisasi.

“Selain kerjasama yang telah terjalin, saya juga akan melihat potensi apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan kerjasama lagi, karena sebelumnya pada awal tahun 2025, Menteri Telekomunikasi dan Transportasi Timor-Leste telah menandatangani Nota Kesapahaman (MoU) di sektor digitalisasi. Dan aspek inilah yang akan saya lihat lebih lanjut lagi. Selain itu ada juga yang harus diperhatikan yaitu kerjasama di bidang perdagangan dan pendidikan,”jelasnya.

Selain itu,  Presiden Republik dalam pidatonua menyatakan Timor-Leste dan Kamboja memiliki kesamaan dalam sejarah.

“Timor-Leste dan Kamboja memiliki kesamaan sejarah. Kedua negara kita telah mengalami masa sulit selama bertahun-tahun, dan kedua negara telah mengatasi kesulitan besar untuk membangun masyarakat yang damai dan demokratis. Sejarah yang sama ini menciptakan landasan unik untuk saling pengertian dan solidaritas di antara masyarakat kita. Saya percaya bahwa pengangkatan Duta Besar Marcos akan semakin meningkatkan dan memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara,” kata Presiden Horta.

Kepala Negara menambahkan pengangkatan Duta Besar Marcos dos Reis da Costa merupakan langkah yang signifikan dalam hubungan diplomatik antara kedua negara dan mencerminkan komitmen bersama terhadap kerja sama dan pembangunan regional dalam kerangka ASEAN.

Ditempat yang sama, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama (MNEC), Bendito Freitas mengatakan bahwa, Presiden Republik melantik Marcos dos Reis da Costa  sebagai Duta Besar Timor-Leste di Kamboja, dengan menggantikan Dubes sebelumnya yaitu Hermenegildo Kupa Lopes.

“Seperti yang diketahui sesuai dengan undang-undang konstitusi RDTL yang memberikan wewenang kepada Presiden Republik untuk  menunjuk dan menggantikan para Dubes dan utusan khusus saat diberi kepercayaan,” ujarnya.

Menurut Menteri Bendito, Kamboja merupakan negara yang sangat penting, untuk lebih mempererat hubungan bilateral dengan TL.

Dubes  Marcos  telah berada di lebih dari dua dekade pengalaman diplomatik yang luar biasa pada pengangkatan bersejarah ini. Ia merupakan bagian dari 50 diplomat muda pertama yang direkrut untuk mendirikan Kementerian Luar Negeri Timor-Leste pada tahun 2000 dan secara resmi mulai bekerja setelah restorasi kemerdekaan pada tahun 2002.

Beliau pernah  menjabat sebagai Direktur Jenderal Urusan Bilateral untuk Asia dan Oseania di Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama sejak Agustus 2023. Selama kariernya, ia menjabat di sejumlah jabatan diplomatik penting termasuk Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar TL di Malaysia, Sekretaris Pertama di Kantor PBB di Jenewa, dan Konselor TL di Jakarta-Indonesia.

Pengangkatan ini merupakan tonggak sejarah dalam hubungan diplomatik antara Timor-Leste dan Kamboja menyusul kunjungan resmi Presiden Senat dan mantan Perdana Menteri Kamboja, Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, ke Timor-Leste, pendirian Kedutaan Besar Kamboja di Dili, dan penunjukan Duta Besar Kamboja di TL, Chun Sovannarith, yang lebih menekankan pertumbuhan kemitraan antara kedua negara.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!