iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Cegah rabies di TL, 2024 – 2025 MAFP telah vaksinasi 1.575 anjing

Cegah rabies di TL, 2024 – 2025 MAFP telah vaksinasi 1.575 anjing

Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan, Marcos da Cruz. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 03 Juni 2025 (TATOLI)–Kementerian Pertanian, Perikanan,  Kehutanan dan Peternakan (MAFP), mencatat sejak 2024 hingga 2025 telah memvaksinasi 1.575 anjing di wilayah nasional Timor-Leste untuk mencegah virus rabies.

Menteri MAFP, Marcos da Cruz mengatakan bahwa vaksinasi tersebut mendapatkan dukungan dari Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Afairs and trade (DFAT).

“Kita juga mendapat dukungan dari Pemerintah Australia dengan 200 ribu dosis vaksin, dan anjing sudah divaksinasi tahun lalu dan sekarang totalnya 1.575,” kata Menteri MAFP, Marcos da Cruz pada wartawan di Hotel Novo Turismo, Dili selasa ini.

Selain itu MAP juga telah mendaftarkan 103 kasus anjing yang positif rabies terdiri dari 56 anjing rabies dari kotamadya Bobonaro, 34 RAEOA dan 13 dari  Covalima.

“Dari kasus tersebut kita telah mencatat empat orang yang meninggal karena rabies, tiga di Oe-cusse dan satu di Ermera. Jadi, kita melihat bahwa masalah rabies sangat serius dan berdampak pada nyawa manusia,” jelasnya.

Dikatakan, MAFP dan Kementerian Kesehatan bersama para mitra perlu menyusun rencana strategis untuk mengoordinasikan layanan yang membuat manajemen lebih baik, dalam mengendalikan virus rabies.

Menteri Marcos  juga mengimbau kepada semua masyarakat di TL jika digigit oleh anjing yang diketahui rabies maka sebelum 24 jam harus dibawa ke klinik terdekat untuk dilakukan vaksinasi sehingga virus tersebut tidak dapat menular.

“Apabila anak-anak atau lansia dan orang tua yang digigit anjing, harus segera memeriksakan diri ke dokter hewan dan puskesmas untuk mendapatkan penanganan yang cepat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Bidang Penguatan Kelembagaan Kesehatan, José dos Reis Magno menyatakan, Kementerian Kesehatan dan MAFP telah melakukan vaksinasi terhadap anjing di wilayah kotamadya, meskipun baru 103 ekor anjing yang terdeteksi terjangkit rabies, sehingga Kementerian terkait akan terus bekerja keras untuk melakukan vaksinasi terhadap anjing.

Menurut data yang dikumpulkan, pada tahun 2024, anjing yang divaksinasi sebanyak 48.745 ekor, kucing sebanyak 3.530 ekor, monyet sebanyak 249 ekor. Sehingga totalnya 52.524 ekor. Sementara, pada tahun 2024 hingga 2025 mulai Januari sampai dengan 01 Juni sebanyak 1.575 ekor anjing yang telah divaksinasi.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor: Armandina Moniz 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!