iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Presiden Horta: Hari Anak bukan sekadar simbolik, tapi tanggung jawab  

Presiden Horta: Hari Anak bukan sekadar simbolik, tapi tanggung jawab   

Presiden Republik, Jose Ramos Horta. Foto Media Kepresidenan

DILI, 01 Juni 2025 (TATOLI)— Presiden Republik, Jose Ramos Horta menegaskan bahwa peringatan seperti Hari Anak Nasional seharusnya tidak menjadi momen simbolik belaka, melainkan pengingat akan tanggung jawab nyata dan berkelanjutan pemerintah terhadap anak-anak, bayi, dan ibu hamil.

Hal ini disampaikan Presiden Horta saat ditanya untuk memberikan pesan pada perayaan Hari Anak usai kembali ke tanah air pada minggu sore (1/6) setelah melakukan kunjungan kerja ke Singapura dalam rangka mengikuti forum keamanan internasional bergengsi “Dialog Shangri-La 2025”.

“Bagi saya dan untuk pemerintah, jika kita sebut Hari Anak atau tema apa saja ini hanya simbolik saja. Tetapi untuk saya ini tema setiap hari,” ujar Presiden di Bandara Internasional Kepresidenan Nicolau Lobato, Comoro – Dili melalui konferensi pers.

Ia mendorong agar perhatian terhadap anak-anak tidak hanya diberikan satu kali dalam setahun, tetapi menjadi prioritas kebijakan publik setiap hari.

Horta menekankan pentingnya investasi negara dalam kesehatan ibu dan anak, mulai dari pemberian nutrisi bagi ibu hamil, layanan medis pencegahan, hingga program perlindungan anak.

“Untuk pemerintah jangan hanya memikirkan ini setahun sekali, tetapi komitmen untuk berinvestasi pada anak-anak, bayi, dan para ibu hamil. Karena kita ingin anak yang dengan kesehatan baik harus memulai dengan kesehatan ibunya,” tambahnya.

Presiden Horta juga menyampaikan keprihatinan terhadap minimnya program-program dukungan kesehatan dan perlindungan anak yang ada saat ini.

Ia menilai bahwa meskipun beberapa inisiatif telah dilakukan, jangkauannya masih sangat terbatas.

“Program serupa ini seperti tidak ada, meskipun ada tetapi hanya sedikit,” ujarnya.

Tak hanya soal kesehatan, Horta juga menekankan pentingnya pencegahan kekerasan terhadap anak-anak di berbagai lapisan masyarakat.

Menurutnya, perlindungan terhadap anak adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan negara.

“Melihat untuk mencegah kekerasan melawan balita dan anak-anak di mana pun, ini adalah komitmen dari pemerintah dan negara yang harus dilakukan untuk masa depan tanah air ini,” tegas Presiden.

Reporter : Cidalai Fátima

Editor : Armandina Moniz 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!