iklan

KESEHATAN, HEADLINE

WHO serahkan peralatan medis pada Kemenkes Timor-Leste

WHO serahkan peralatan medis pada Kemenkes Timor-Leste

Penandatanganan serah terima penyerahan peralatan medis yang dilakukan oleh Perwakilan WHO di Timor-Leste, Arvind Mathur dan Menteri Kesehatan, Elia dos Reis Amaral, di Palacio das Cinzas, Caicoli, Dili, Jumat (30/05). Foto Tatoli

DILI, 30 Mei 2025 (TATOLI)— Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Timor-Leste,  menyerahkan peralatan medis darurat penting berupa alat pengukur tekanan darah digital, timbangan digital, dan barang habis pakai kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Timor-Leste.

Perwakilan WHO di Timor-Leste, Arvind Mathur mengatakan peralatan medis yang diserahkan berupa alat pengukur tekanan darah digital, dan timbangan digital untuk menimbang berat badan. Selain itu, juga diserahkan peralatan medis berupa barang habis pakai.

“Peralatan medis darurat tersebut akan didistribusi kepada pusat kesehatan di wilayah nasional oleh Kementerian Kesehatan,” kata Arvind Mathur dalam sambutannya pada acara penyerahan yang dilakukan di  Palacio das Cinzas, Caicoli, Dili, Jumat ini.

Ia mengatakan, daftar peralatan medis penting merupakan bagian utama dari kebijakan nasional dan mempromosikan penggunaan peralatan medis yang rasional dan pembelian yang efisien, dengan tujuan meningkatkan ketersediaan dan distribusi peralatan medis di seluruh negeri.

“Kami sangat menghargai upaya Kementerian Kesehatan untuk memperkuat sistem emergency dan perawatan kritis. Program-program seperti NBLS-TL, Basic Emergency Care (BEC), dan Continuing Professional Development (CPD) menyediakan dasar yang kuat untuk kapasitas nasional dan pembelajaran berkelanjutan,” kata Arvind.    

Ia melaporkan, dukungan ini akan membantu meningkatkan hasil layanan pembedahan dan membantu Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV) mencapai standar rumah sakit nasional.

Dalam konteks ini, WHO terus mendukung penuh upaya Kemenkes untuk meningkatkan persiapan di lapangan.

WHO juga menyerahkan peralatan diagnostik rotavirus, campak, dan rubella untuk mempertahankan pendeteksian dan memastikan eliminasi penyakit. Kartu vaksinasi kuning yang dikeluarkan WHO saat ini, sangat penting untuk pengendalian imunisasi, khususnya untuk perjalanan internasional.

Di tempat yang sama, Menteri Kesehatan, Elia dos Reis Amaral, mengatakan dukungan yang diserahkan oleh WHO pada Kemenkes sebagai kelanjutan dari perjalanan kolektif dalam memperkuat sistem kesehatan Timor-Leste.

“Saya sampaikan terima kasih kepada WHO atas kemitraan, kolaborasi teknis, dan dukungan yang dermawan ini. Penyerahan ini merupakan simbol komitmen, kepercayaan, dan visi bersama kita untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh dan adil bagi setiap warga negara Timor-Leste,” jelas Elia Amaral.

Menteri Elia memastikan dengan dukungan tersebut setiap pusat kesehatan akan memiliki peralatan kesehatan dan sumber daya manusia yang memadai dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Ia juga  meminta para Direktur di setiap Pusat Kesehatan untuk memperhatikan peralatan medis  tersebut agar tidak disimpan di gudang, tetapi digunakan secara aktif di fasilitas kesehatan dan di lapangan untuk melayani masyarakat.

“Saya minta tim di Rumah Sakit Nasional, Rumah Sakit Rujukan, dan Pusat Kesehatan Masyarakat untuk berkoordinasi dengan tim terkait dan memastikan penggunaan peralatan medis penting ini di fasilitas kesehatan kita. Mari kita pastikan penyimpanan yang baik, distribusi yang tepat, dan penggunaan semua peralatan secara efektif,” paparnya.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!