DILI, 29 Mei 2025 (TATOLI)– Dalam langkah strategis memperkuat hubungan bilateral dan integrasi kawasan, Dewan Menteri Timor-Leste menyetujui Rancangan Usulan Resolusi kepada Parlemen Nasional untuk mengesahkan Perjanjian Bebas Visa antara Timor-Leste dan Malaysia.
“Rancangan ini disetujui untuk pengesahan Perjanjian melalui pertukaran Nota Diplomatik antara Pemerintah Republik Demokratik Timor-Leste dan Pemerintah Malaysia, mengenai pengecualian persyaratan visa untuk semua jenis paspor (diplomatik, dinas atau dinas dan biasa),” ungkap laporan Rapat Dewan Menteri yang diakses Tatoli, kamis ini.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Timor-Leste dalam proses aksesi penuh ke ASEAN, di mana keterbukaan dan kerja sama lintas negara menjadi salah satu prinsip utama.
Pemerintah menilai perjanjian bebas visa ini sebagai bentuk kesiapan dan keseriusan Timor-Leste untuk memenuhi standar integrasi regional ASEAN.
“Pengesahan perjanjian ini bertujuan untuk lebih memperdalam hubungan yang ada, memfasilitasi pertukaran pariwisata antara kedua belah pihak dan memenuhi komitmen yang dilakukan oleh Timor-Leste dalam lingkup proses aksesi penuh ke ASEAN,” tulis hasil rapat tersebut.
Pemerintah Timor-Leste sendiri saat ini tengah melakukan berbagai persiapan intensif untuk aksesi penuh ke Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




