DILI, 23 Mei 2025 (TATOLI)— Pemerintah Australia melalui Program Mobilitas Tenaga Kerja Australia Pasifik (PALM), hari ini menyerahkan fasilitas layanan internet Starlink kepada kantor SEFOPE (Sekretariat Negara urusan Pelatihan Kejuruan dan Ketenagakerjaan) di semua kotamadya dalam memfasilitasi akses layanan internet tercepat.
Acara penyerahan fasilitas layanan internet Starlink diserahkan oleh Perwakilan Duta Besar Australia di Timor-Leste, Penny Roberts kepada Sekretaris Negara urusan Pelatihan Kejuruan dan Ketenagakerjaan, Rogerio Mendonça. Acara tersebut dilakuan di aula Timor Plaza Dili, jumat ini.
SEFOPE Rogerio mengatakan, Pemerintah Australia melalui Program Mobilitas Tenaga Kerja Pasifik Australia (PALM) menyediakan fasilitas layanan internet Starlink ke semua kantor SEFOPE di kotamadya untuk memfasilitasi layanan internet tercepat.
“Pemerintah Australia melalui Program Mobilitas Tenaga Kerja Pasifik Australia menyediakan fasilitas layanan internet Starlink ke semua kantor SEFOPE di kotamadya. Karena, kami tahu bahwa pelatihan juga telah diberikan,” kata SEFOPE Rogerio.
Dikatakan, pada tahun sebelumnya para kaum muda dari kotamadya telah mengikuti tes di Dili, dan dengan penyediaan layanan internet tercepat di setiap kotamadya dapat memfasilitasi 55 ribu calon Naker (tenaga kerja), dan para calon Naker akan mengupdate kembali profile mereka melalui penyedian layanan internet Starlink.
“Jadi dengan adanya bantuan dari Pemerintah Australia ini sangat membantu Pemerintah Timor-Leste melalui SEFOPE untuk memberikan pelayanan publik kepada calon tenaga kerja yang ingin melakukan pembaruan profil, sehingga para pengusaha dari Australia bisa mewawancarai para calon tenaga kerja dan bagi yang lolos bisa langsung bekerja di Australia,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Perwakilan Duta Besar Australia di Timor-Leste, Penny Roberts mengatakan bahwa hari ini sangat penting dan memiliki dampak besar terutama dalam komponen efektif dan transparansi program mobilitas tenaga kerja.
“Kegiatan hari ini adalah memastikan bahwa fasilitas dan kesempatan tidak hanya ada di nasional. Tetapi, kita akan membuka seluas-luasnya di semua kotamadya. Tujuan utama SEFOPE untuk membuka akses ke seluruh wilayah sehingga memberikan kesempatan bagi semua warga negara Timor-Leste untuk mengakses program dan keterampilan mobilitas tenaga kerja,” katanya.
Ia menginformasikan bahwa, prioritas dari PALM adalah konektivitas dan menandai pentingnya aksesibilitas terhadap informasi yang relevan sehingga warga Timor-Leste dapat mengakses informasi atau persyaratan untuk program keterampilan kerja.
“Kami melihat teknologi sebagai penyelamat penting bagi masyarakat pekerja dan kemampuan ini juga terbuka bagi semua orang untuk berinovasi, mencoba mencari cara dan menemukan cara berinovasi sehingga dapat memperkuat dan mengembangkan mobilitas dan keterampilan tenaga kerja,” paparnya.
Lebih jauh, ia pun berharap perekrutan pekerja di seluruh wilayah juga akan memperkuat rancangan desentralisasi dengan fokus pada program mobilitas dan keterampilan tenaga kerja.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




