iklan

EKONOMI, HEADLINE

PM Xanana minta CCI – TL fokus dorong pertumbuhan usaha UMKM dan ekonomi lokal

PM Xanana minta CCI – TL fokus dorong pertumbuhan usaha UMKM dan ekonomi lokal

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, berpartisipasi dalam HUT CCITL (Kamar Dagang dan Industri Timor-Leste) yang ke-15 di aula CNE Dili. Kamis (22/05). Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 22 Mei 2025 (TATOLI) – Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão meminta Kamar Dagang dan Industri Timor-Leste (CCI-TL) untuk memainkan peran lebih aktif dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi lokal sebagai bagian dari kontribusi sektor swasta terhadap pembangunan nasional.

Permintaan tersebut disampaikan PM Xanana dalam peringatan 15 tahun berdirinya CCI-TL yang mengusung tema “Memperkuat Kemitraan untuk Pembangunan Nasional yang Berkelanjutan” di Aula CNE, Colmera, Dili, Kamis ini

“CCI-TL sudah berdiri selama 15 tahun. Namun hingga saat ini kita masih menghadapi berbagai tantangan serius seperti krisis ketenagakerjaan dan lambannya pergerakan ekonomi. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas PM Xanana dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa keberadaan sektor swasta sangat penting dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal.

Menurutnya, pemerintah siap memberi dukungan penuh kepada sektor swasta yang berkomitmen membangun ekonomi nasional.

“Jadilah pengusaha bukan sekadar untuk mengerjakan proyek, tetapi karena ada kepentingan pembangunan negara. Negara ini dibangun karena ada swasta, dan swasta ada karena kepentingan rakyat,” ucapnya.

PM Xanana juga mengkritik kelemahan lembaga-lembaga negara yang tidak menjalankan fungsinya secara sungguh-sungguh dan profesional.

Ia mengingatkan bahwa meski Timor-Leste memiliki dana perminyakan, hal itu bukan jaminan keberhasilan jika pengelolaannya tidak dilakukan dengan transparan dan bertanggung jawab.

“Uang negara adalah milik rakyat, dibeli dengan darah dan tulang. Kita harus gunakan dengan bijak,” tegasnya.

Dalam konteks pengembangan ekonomi, PM Xanana menyoroti pentingnya peran UMKM dan meminta CCI-TL serta sektor swasta untuk mendefinisikan dengan jelas skala usaha dan fokus pada peningkatan kapasitas produksi lokal. Ia juga mengingatkan agar ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi.

“Kalau ekonomi lokal tidak kita dorong, maka semua akan bergantung pada impor. Ini merugikan produsen lokal dan melemahkan fondasi ekonomi nasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua CCI-TL, Jorge Manuel Serrano menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam merumuskan strategi pembangunan yang berkelanjutan.

Ia mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi oleh para pelaku usaha, terutama menyangkut rendahnya pendapatan dan ketahanan usaha.

“CCI-TL telah berdiri selama 15 tahun dan terus berupaya menjadi wadah yang memperjuangkan kepentingan dunia usaha di Timor-Leste. Sebagai entrepreneur, kita harus punya visi dan mimpi untuk membawa perubahan yang nyata,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut, CCI-TL juga bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah, termasuk AIFAESA (Badan Inspeksi dan Pengawas Kegiatan Ekonomi, Sanitasi dan Pangan), ANLA (Otoritas Perizinan Lingkungan Nasional), INSS (Institut Nasional Jaminan Sosial)  dan  BNCTL (Bank Perdagangan Nasional Timor-Leste). Masing-masing lembaga memberikan pemaparan tentang peran mereka dalam mendukung usaha yang sehat dan berkelanjutan di Timor-Leste.

Paparan AIFAESA menekankan pentingnya integritas sanitasi dan ketahanan pangan, sementara ANLA menyoroti peran tata kelola lingkungan dalam pembangunan. INSS berbicara tentang pentingnya perlindungan sosial bagi pertumbuhan inklusif, dan BNCTL membahas peran inklusi keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

CCI-TL juga menyoroti kontribusi mereka di sektor pertanian, termasuk upaya mendukung petani untuk meningkatkan produksi padi di berbagai daerah.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!