iklan

POLITIK, HEADLINE

HUT Restorasi Kemerdekaan ke – 23, Sekjen PBB kirim surat ucapan selamat

HUT Restorasi Kemerdekaan ke – 23, Sekjen PBB kirim surat ucapan selamat

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 22 Mei 2025 (TATOLI)— Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, mengirim surat ucapan selamat atas Peringatan HUT Restorasi Kemerdekaan ke – 23 yang diperingati pada 20 Mei 2025 kepada Timor-Leste melalui Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos-Horta.

Dalam pesan tertulisnya, António Guterres menyampaikan salam hormat dan apresiasinya atas perjalanan serta kontribusi Timor-Leste di panggung internasional.

Dikatakan, perayaan (HUT Restorasi Kemerdekaan) ini memberi waktu untuk merenungkan tantangan global bersama. Masyarakat internasional menghadapi serangkaian tantangan yang terus bertambah yaitu, krisis iklim, konflik, meningkatnya kesenjangan yang memerlukan solusi multilateral.

“Perayaan ini memberi kita waktu untuk merenungkan tantangan global secara bersama,” tulis António Guterres dalam pesan yang dikirim ke Presiden Horta yang diakses Tatoli, kamis ini.

Berita terkait : KTT Masa Depan, Sekjen PBB minta perhatian semua negara terhadap perubahan iklim

Mantan Perdana Menteri Portugal itu juga mengangkat inisiatif terbaru PBB, Pact for the Future, yang bertujuan memperkuat multilateralisme demi perdamaian, pembangunan berkelanjutan, dan hak asasi manusia.

Merespons  pesan tersebut, Presiden Horta mengunggah pesan balasan di laman resminya dengan caption berbahasa Portugis, “Obrigado Amigo Secretário-Geral da ONU” atau “Terima kasih sahabat Sekjen PBB”.

António Guterres dikenal memiliki hubungan yang sangat erat dengan Timor-Leste. Saat menjabat sebagai Perdana Menteri Portugal (1995–2002), ia merupakan pendukung utama hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Timor-Leste. Pada masa krusial tahun 1999, ia berperan penting dalam mendesak komunitas internasional mendukung referendum kemerdekaan yang diselenggarakan oleh PBB.

Setelah referendum yang disertai kekerasan, António membantu mendorong pembentukan Administrasi Transisi PBB di Timor Timur (UNTAET). Ia juga menunjukkan solidaritas secara langsung melalui kunjungan ke Timor-Leste pada tahun 2000 dan 2002.

Pada tahun 2024, António kembali ke Timor-Leste untuk merayakan 25 tahun HUT Referendum.

Sebagai Sekjen PBB, António terus memuji kemajuan demokrasi dan hak asasi manusia di Timor-Leste. Ia juga mengapresiasi peran aktif Timor-Leste  dalam proses perdamaian internasional, termasuk keterlibatannya dalam isu Myanmar.

Reporter: Mirandolina Barros Soares

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!