DILI, 19 Mei 2025 (TATOLI) — Isak tangis mengiringi kepergian Romo Domingos da Silva Soares, yang lebih dikenal sebagai Romo Domingos “Maubere” atau Amu Du, dalam prosesi pemakaman yang digelar hari ini di Tempat Pemakaman Imam – Maloa, Ailok-laran, Dili.
Ribuan umat, keluarga, serta tokoh agama dan negara turut menghadiri misa requiem yang dilangsungkan di Gereja Katedral, Vila Verde, Dili. Misa dipimpin oleh Uskup Agung Metropolitan Dili, Dom Kardinal Virgílio do Carmo da Silva, bersama Uskup Maliana Dom Norberto do Amaral, dan Administrator Apostolik Keuskupan Baucau, Dom Leandro Maria Alves.
Setelah misa, jenazah dibawa ke tempat peristirahatan terakhir di Maloa, disambut umat yang berjalan kaki, menandai penghormatan terakhir bagi sosok yang telah menjadi gembala umat dan pembela kaum tertindas selama hampir lima dekade.
“Rohnya Tetap Hidup”
Dalam homilinya, Kardinal Virgílio menyampaikan bahwa wafatnya Romo Du, yang terjadi pada bulan Maria dan hanya beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-73, adalah momen spiritual yang sarat makna.

“Ia tidak menderita lagi, karena telah bersama Tuhan yang menciptakan dunia,” ucap Kardinal.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun secara fisik Romo Du telah tiada, rohnya tetap hidup dalam hati umat dan warisan pengabdiannya sebagai imam.
“Suatu hari nanti kami hanya akan mengucapkan terima kasih kepada Domingos ‘Du’ karena telah menjadi bapa bangsa dan gereja Timor,” tambahnya.
Kehilangan Sosok Ayah dan Gembala
Saat misa berlangsung, sejumlah keluarga terdengar memanggil nama Romo Du dengan tangisan, menandakan betapa besar pengaruh dan kedekatan pribadi sang imam dengan komunitasnya. Bagi banyak umat, Pastor Domingos bukan hanya seorang imam, tetapi juga figur sahabat, dan pelindung.
Selain umat paroki dan para rohaniwan, sejumlah tokoh pemerintahan dan lembaga negara turut hadir, termasuk serta perwakilan dari institusi gereja dan organisasi masyarakat sipil.
Presiden Horta : “Timor – Leste tidak akan melupakanmu”
Presiden Republik, José Ramos Horta, dalam siaran pers resminya menyampaikan penghormatan pribadi dan atas nama negara kepada Romo Maubere. Ia mengenangnya sebagai sahabat dekat dan suara nurani bangsa.
“Dia hidup di antara orang miskin, membela yang rentan, dan mengabdikan dirinya pada keadilan. Imannya adalah iman yang bertindak, bukan hanya merenung,” kata Presiden Horta.
Presiden Horta juga menyinggung peran penting Romo Du dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, khususnya dalam pembentukan CNRT (Dewan Nasional Perlawanan Timor) tahun 1998 di Peniche, Portugal. Atas jasa-jasanya, Romo Domingos dianugerahi penghargaan medali ‘Ordem de Timor – Leste’ melalui Keputusan Presiden Republik No. 39/2023.

Presiden Republik, Jose Ramos Horta menganugerahi penghargaan kepada mendiang Romo Domingo Maubere, usai misa requiem. Foto Tatoli/Antonio Daciparu
Romo Domingos lahir pada 12 Mei 1952 di Ducurai, Letefoho. Ia dibaptis tahun 1956, dan sejak usia muda menunjukkan panggilan imamat. Pendidikan formasinya ia jalani di Seminari Dare, kemudian melanjutkan teologi di Braga, Portugal. Ia ditahbiskan sebagai imam pada 16 Juli 1978.
Sekembalinya ke Timor-Leste pada 1980, Romo Domingos aktif dalam pelayanan pastoral di berbagai wilayah, termasuk Ossu, Suai, Letefoho, Ermera, dan Becora. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Institut Pastoral Dili dan Ketua Komisi Kateketik Keuskupan.
Pengabdiannya melampaui altar. Ia dikenal vokal menyuarakan penderitaan rakyat, dan sering menjalin komunikasi langsung dengan para pemimpin negara melalui pesan-pesan yang tajam namun penuh kasih.
Warisan Abadi
Romo Domingos Maubere menghembuskan napas terakhir pada 16 Mei 2025 pukul 07.05 WTL di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV), setelah menjalani perawatan intensif sejak 8 Mei 2025.
Kini, ia telah berpulang. Namun semangat, warisan, dan teladan hidupnya tetap hidup dalam ingatan bangsa.
“Amu Du (Romo Domingos) engkau membawa serta kerinduan kami, tetapi engkau meninggalkan warisan iman, keberanian, dan belas kasih bagi kami. Timor-Leste tidak akan melupakanmu,” ujar Presiden Horta.
TATOLI




