iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Ratusan siswa memenuhi jalan menyambut kedatangan Bapak Perdamaian Kamboja

Ratusan siswa memenuhi jalan menyambut kedatangan Bapak Perdamaian Kamboja

Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos Horta mengendarai mobil yang di tumpangi Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão dan Presiden Senat Kerajaan Kamboja, Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, di area Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato, Comoro-Dili, Rabu (07/05/2025). Foto Tatoli/António Daciparu

DILI, 07 Mei 2025 (TATOLI)Suasana meriah menyelimuti Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato, Comoro-Dili, pada Selasa sore, saat rombongan Presiden Senat Kerajaan Kamboja, Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, yang dikenal sebagai Bapak Perdamaian Kamboja tiba di Timor-Leste dalam kunjungan resmi kenegaraan.

Menurut pantauan Tatoli, sejak pukul 15:00 WTL, berbagai persiapan terlihat dilakukan oleh pemerintah, termasuk di area bandara, lapangan terbuka, dan area luar.

Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Dili mulai berdatangan sejak sore hari. Mereka memenuhi jalan dengan membawa dan mengibarkan bendera Kamboja dan Timor-Leste sebagai simbol persahabatan, sembari bersorak “Viva! Viva!” saat iring-iringan tamu kenegaraan melintas.

Di dalam bandara sendiri, dua kelompok drum band dari Sekolah Santa Madalena Canossa dan Sekolah Cristal sudah bersiap menyambut tamu dengan pertunjukan musik.

Tampak hadir di lokasi penyambutan, Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos Horta, Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, Wakil Perdana Menteri, Francisco Kalbuadi Lay, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Bendito Freitas, serta sejumlah pejabat tinggi dan anggota pemerintah lainnya.

Berita terkait : Besok, Sang Bapak Perdamain Kamboja akan kunjungi Timor-Leste

Penjagaan ketat dilakukan oleh Pasukan Pertahanan Timor-Leste (F-FDTL) bersama Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL). Karpet merah pun telah digelar, menandai pentingnya kunjungan ini.

Sekitar pukul 17:40 WTL, pesawat Airbus A320-214 milik Pemerintah Kerajaan Kamboja yang membawa Presiden Senat Kamboja, Hun Sen, bersama delegasi sebanyak 43 orang, mendarat di bandara. Pesawat ini tidak memiliki informasi penerbangan publik di radar karena dikategorikan sebagai milik Pemerintah/Militer.

Setibanya di landasan, Presiden Hun Sen disambut langsung oleh Presiden Ramos Horta dengan pelukan hangat dan perbincangan singkat. Sambutan serupa juga diberikan oleh Perdana Menteri, Xanana Gusmão, yang menyambut tamu dengan pelukan erat penuh keakraban.

Delegasi Kamboja kemudian dijamu dengan kalungan tais oleh pemuda dan bunga oleh siswi sekolah, sebelum diarahkan ke ruang V-VIP.

Penyambutan diiringi tarian tradisional dari kelompok seni, menambah kekayaan budaya lokal dalam seremoni kenegaraan tersebut. Setelah beristirahat singkat di ruang V-VIP, Presiden Ramos Horta memperkenalkan kendaraan pribadinya kepada Presiden Hun Sen.

Menariknya, Ramos Horta sendiri yang mengemudikan mobil tersebut, membawa Presiden Hun Sen di samping dan Perdana Menteri, Xanana Gusãao di kursi kedua mobil dalam iring-iringan resmi.

Di luar bandara, ribuan siswa masih berdiri di sepanjang jalan, mengibarkan bendera dan melambaikan tangan sambil berseru “Viva!” saat iring-iringan kendaraan melewati mereka. Sorak-sorai tersebut menciptakan atmosfer penyambutan yang hangat dan emosional.

Presiden Senat Kamboja pun tampak sangat senang dan berkali-kali membalas lambaian tangan warga serta siswa yang antusias.

Kunjungan ini menandai momen penting dalam hubungan bilateral antara Timor-Leste dan Kamboja, dengan penyambutan yang mencerminkan rasa hormat dan persahabatan antar bangsa.

Reporter     : Cidalia Fátima

Editor          : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!