DILI, 06 november 2024 (TATOLI)— Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão dalam pembukaan sidang pleno umum untuk debat Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 di Parlamen Nasional (PN) menegaskan bahwa angaran tersebut diberikan untuk rakyat dan oleh rakyat.
“Perdebatan demokratis yang direncanakan dalam beberapa hari mendatang pasti akan bermanfaat bagi rakyat kita. Oleh karena itu, kita harus melakukan yang terbaik. Pada tahun ini, di mana kita merayakan ulang tahun ke-25 Jajak Pendapat yang bersejarah, penting untuk mengingat kembali komitmen kita kepada rakyat Timor-Leste. Komitmen kita untuk bebas dan merdeka hanya dapat diwujudkan melalui konsolidasi demokrasi dan pembangunan nasional,” katanya dalam pidato pembukaan di ruang sidang Pleno PN, rabu ini.
Dalam mempersiapkan anggaran untuk tahun 2025 hingga 2029, pemerintah bermaksud untuk meningkatkan pembangunan sosial, ekonomi, dan infrastruktur untuk mendukung peningkatan standar hidup masyarakat Timor-Leste. Pemerintah akan menciptakan kondisi bagi rakyat yang luar biasa ini untuk menjadi makmur dengan sukacita, stabilitas, dan harmoni dalam setiap dimensi.
Berita terkait : Pemerintah usulkan $2,6 miliar untuk APBN 2025
Tema “Investasi pada Infrastruktur Strategis, Memperkuat Ekonomi dan Meningkatkan Kesejahteraan Warga” dimaksudkan untuk menggambarkan kontrak sosial ini. Dengan total anggaran yang diusulkan sebesar $2,617 miliar, Pemerintah siap untuk membuat langkah signifikan dalam meningkatkan layanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi dan meletakkan dasar untuk masa depan yang sejahtera.
“Anggaran ini dirancang untuk memastikan bahwa hasil dari pertumbuhan dan pembangunan bangsa kita dinikmati oleh semua warga negara Timor-Leste, tanpa memandang di mana mereka tinggal atau posisi sosial mereka. Ini adalah anggaran untuk rakyat dan oleh rakyat,” katanya.
Ia menegaskan tahun 2024 telah menjadi tahun untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam institusi, sistem, dan proses sektor publik, maka tahun 2025 akan menjadi tahun implementasi.
Pada saat ekonomi global menghadapi ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya, mulai dari dampak pandemi hingga meningkatnya inflasi dan perang serta ketegangan geopolitik, pemerintah telah menyusun anggaran yang mempertimbangkan kebutuhan rakyat, juga dalam konteks kerentanan terhadap faktor eksternal.
“Kami tidak hanya berfokus pada pemulihan segera, tetapi juga membangun kebijakan dan langkah-langkah yang tangguh yang akan memungkinkan Timor-Leste untuk menjadi makmur dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Jadi, kata PM Xanana ini berarti berinvestasi di sektor-sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial dan lingkungan, dan juga di sektor minyak. Inilah pilar-pilar yang akan kita bangun untuk membangun masyarakat yang makmur dan adil.
Berita terkait : Diskusi APBN 2025, Pemerintah mulai gelar rapat konsultasi bersama Komite PN
Adalah tugas PN dan tugas pemerintah untuk bersikap transparan mengenai sumber daya publik nasional. Bukanlah berita baru bahwa, tanpa adanya sumber daya baru, Dana Perminyakan diperkirakan akan habis dalam satu dekade.
Namun hal ini tidak boleh menjadi faktor yang menurunkan semangat negara, apalagi membuat pernyataan politik yang menghasut dan tidak bertanggung jawab. Sebaliknya, hal ini seharusnya menjadi faktor yang menyatukan semua untuk bekerja keras mencari solusi alternatif untuk rakyat dan oleh rakyat.
“Dan itulah yang diwakili oleh anggaran ini, bukan hanya reformasi fiskal yang berkelanjutan, tetapi juga investasi konkret yang memungkinkan diversifikasi ekonomi. Oleh karena itu, saya mengundang Anda, para anggota yang terhormat, untuk bergabung dengan upaya pemerintah ini untuk membahas masa depan bangsa yang berkelanjutan,” pintanya.
Sebelumnya, pada 30 september 2024, Pemerintah melalui Rapat Dewan Menteri luar biasa telah menyetujui Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 yang disampaikan oleh Menteri Keuangan, Santina José Rodrigues F. Viegas Cardoso, dengan total sebesar $2,6 miliar.
Dana senilai $2,6 miliar tersebut untuk Pemerintah Pusat, Daerah Administratif Khusus Oe-Cússe Ambeno (RAEOA), dan Jaminan Sosial, termasuk Dana Cadangan Jaminan Sosial. Angka ini juga mencakup alokasi sebesar $2,07 miliar untuk Pemerintah Pusat, $482 juta untuk Jaminan Sosial, dan $62 juta untuk RAEOA.
Usulan Undang-Undang APBN Tahun 2025 melanjutkan strategi pelaksanaan prioritas yang ditetapkan dalam Program Pemerintah dengan slogan “Investasi dalam infrastruktur strategis, penguatan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan warga negara”.
Usulan tersebut disusun berdasarkan Tujuan Strategis Pemerintah Konstitusional ke-IX, yang bertujuan untuk mendorong pembangunan sosial ekonomi bangsa melalui investasi yang ditargetkan pada infrastruktur strategis, penguatan ekonomi, dan inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara.
APBN 2025 bertujuan untuk mendorong pembangunan ekonomi dan meningkatkan kondisi kehidupan penduduk Timor-Leste melalui strategi yang jelas yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan layanan publik, dan memastikan bahwa manfaat pembangunan menjangkau semua warga negara.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




