iklan

EKONOMI, HEADLINE

Gabung OPD, Pemerintah diskusikan kesiapan sektor transportasi – telekomunikasi TL

Gabung OPD, Pemerintah diskusikan kesiapan sektor transportasi – telekomunikasi TL

Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Marques Manetelu sedang berbicara dalam lokakarya yang digelar untuk mendiskusikan kesiapan sektor telekomunikasi dan transportasi sebagai anggota Organisasi Perdagangan Dunia (OPD). Foto Tatoli/Antonio Daciparu

 

DILI, 25 oktober 2024 (TATOLI)—Pemerintah Timor-Leste kembali menggelar sebuah lokakarya untuk mendiskusikan kesiapan sektor telekomunikasi dan transportasi sebagai anggota Organisasi Perdagangan Dunia (OPD) dan ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) yang ditarget Timor-Leste akan bergabung pada 2025.

Dalam pembukaan acara lokakarya, Menteri Transportasi dan Komunikasi (MTK -tetun), Miguel Marques Manetelu mengakui pentingnya pengenalan dan diskusi bersama sehingga para staff teknis mengetahui keuntungan Timor-Leste dalam bergabung dengan kedua organisasi tersebut.

“Mereka (Pegawai MTK) harus mengenal semua prosesnya agar nantinya mereka bisa mengimplementasikan apa yang sudah  menjadi kewajiban kita untuk dilakukan dalam memenuhi persyaratan untuk aksesi ke sana (ASEAN dan OPD),” jelas Menteri Miguel di Aula MTK, jumat ini.

Ia menegaskan sejauh ini MTK sudah menandatangani aksesi ke ITE (Information Technology Agreement) yang menjadi salah satu kondisi yang harus dipenuhi sebelum bergabung dengan OPD.

Salah satu tujuan utama dari ITA adalah untuk menghapuskan semua pajak dan cukai yang dikenakan terhadap produk teknologi informasi. Dengan menghilangkan beban tarif ini, diharapkan akan meningkatkan perdagangan internasional dalam sektor teknologi informasi, yang merupakan salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

“Secara bertahap sampai 2017 sudah ada 40 produk teknologi yang pajaknya kosong dan secara bertahap dan kedepan sampai 2027 kita menargetkan untuk pajaknya tidak ada sehinga kita dikontrol dengan baik semua produk teknologi ini dan harganya akan turun,” katanya.

Menurutnya sangat penting bagi para pegawai utnuk mengerti keuntungan Timor-Leste masuk dalam kedua organsiasi sehingga nantinya para pegawai dan instansi terkait di MTK bisa menyediakan kondisi yang layak agar orang-orang ingin berinvestasi.

Koordinator Umum MKAE, Jorge Rui de Carvalho Martins mengakui dengan bergabungnya Timor-Leste dengan OPD akan memberikan Timor-Leste akses ke pasar internasional yang lebih luas. Dengan menjadi anggota, negara ini dapat memanfaatkan perjanjian perdagangan yang ada dan mengurangi tarif impor, sehingga meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

“Ini memudahkan kita dalam akses ke pasar perdagangan global karena OPD yang bertangungjawab untuk perdagangan global yang memiliki anggota termasuk Timor-Leste sudah 166. Artinya kita memiliki pasar komersial 165, ini memudahkan produk kita untuk berakses kesana dan menerima pelayanan sama dengan negara lain,” ucapnya.

Keanggotaan dalam OPD dapat menarik lebih banyak investasi asing ke Timor-Leste dan menawarkan berbagai keuntungan strategis yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan pembangunan berkelanjutan di negara. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!